News Room, Senin ( 13/02 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep, untuk menguatkan struktur organisasi dalam rangka menjalankan programnya. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka konferensi GP Ansor Kabupaten Sumenep, di Hotel Utami Sumekar, Senin (13/02) mengatakan, GP Ansor Sumenep memang harus mengutamakan struktur kepengurusan dalam rangka mewujudkan cita-cita program organisasi dimasa mendatang. Untuk itu, pengurus GP Ansor yang terpilih dalam konferensi tersebut, perlu menguatkan struktur organisasi dengan mengisi kepengurus yang miliki Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni. ”Saya harapkan struktur GP Ansor harus kuat dengan diisi oleh orang-orang yang SDM-nya mumpuni dimasing-masing tingkatannya, karena tidak cukup hanya sekedar nama saja,”tegasnya. Bupati menyatakan, GP Ansor Sumenep juga harus membangun kekuatan secara kultural untuk membangun kerjasama dengan lembaga Nahdlatul Ulama (NU) yang lain, sekaligus kerjasama dengan semua pihak termasuk elemen masayarakat. Pihaknya juga meminta, dalam menyusun program organisasi untuk mengedepankan pembangunan ekonomi kerakyatan, dalam upaya membantu program pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Kalau menurut saya, sebagai sumbang pemikiran saja, bagaimana kalau GP Ansor stressing programnya mengarah pada penguatan ekonomi dan menghidupkan kembali Banser. Karena Banser saat ini yang aktif hanya 2 Kecamatan saja di Sumenep,”ungkapnya. Ditempat yang sama Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC-NU) Sumenep, Panji Taufik mengungkapkan, GP Ansor harus bisa membantu Pemerintah Daerah dalam pembangunan disegala bidang, sekaligus membantu persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. ”Kalau hanya NU yang membantu mengatasi persoalan ke-ummat-an tidak mungkin bisa menyelesaikannya, karenanya, GP Ansor juga harus membantu menyelesaikan persoalan ke-ummat-an di wilayah Kabupaten Sumenep,”imbuhnya. Sementara itu Panitia Pelaksana Konferensi GP Ansor Sumenep, Drs. Fajar Rahman, M.Si menambahkan, peserata konferensi harus memiliki pimpinan Ansor yang baru dengan selektif, karena kalau salah dalam memilih Ketua Ansor, dikhawatirkan organisasi ini tidak berjalan, bahkan hancur. ”Mari kita memilih Ketua GP Ansor dengan selektif untuk meningkatkan dan mengembangkan organiasi di masa mendatang,”katanya. ( Yasik, Esha )