Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-04-2011
  • 466 Kali

Bupati Minta Petani Garam Tingkatkan Kualitas Produksi

News Room, Senin ( 04/04 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep meminta petani garam untuk meningkatkan kualitas produksi garamnya, agar bisa bersaing dengan produksi garam dari luar daerah di era globalisasi dewasa ini. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka sosialisasi Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) di Gedung Ki Hajar Dewantoro, Senin (04/04) mengatakan, petani garam memang harus meningkatkan kualitas produksi garam, guna menjawab tantangan diera globalisasi. Sebab, produksi garam dari luar negara, seperti India sudah mulai masuk di Indonesia, sehingga dengan beredarnya produksi garam dari luar negeri, merupakan tantangan bagi petani garam di Kabupaten Sumenep. ”Garam dari India dan negara lainnya sudah masuk ke Indoensia dan Madura, ini sebuah tantangan berat diera globalisasi pasar bebas, sehingga kualitas garam menjadi persaingan utama, karena bagamanapun juga kualitas garam yang menentukan, apakah garam Sumenep mampu bersaing dengan garam dari luar. Apalagi, sejak dulu Kabupaten Sumenep terkenal dengan garamnya, dan inilah yang harus memacu semangat petani garam Sumenep untuk bisa bersiangan dengan produksi garam dari laur, dan ini yang harus menjadi perhatian kita semua,”tegasnya. Bupati menyatakan, melalui kegiatan pemberdayaan usaha garam rakyat, mampu meningkatkan kesempatan kerja dan kesejahteraan bagi petambah garam melalui prinsip botton up. Karena itu, pihaknya berharap kelompok usaha petani garam rakyat yang menjadi lokasi sasaran, untuk menerapkan strategi dasar dan operasional, dengan mengintensifkan upaya pemberdayaan, peningkatan kemampuan dan kemandirian serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan pendamping. ”Selian itu, kami juga meminta kelompok petani garam rakyat untuk meningkatkan produktifitas garamnya, meningkatkan pendapatannya, sekaligus menjadikan kelompok petani garam rakyat yang mandiri dan kuat,”ungkapnya. Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Ir. Salimin Saad Wachdin, M.Si mengungkapkan, yang mengikuti kegiatan sosialisasi sebanyak 100 orang, berasal dari 8 Kecamatan penghasil garam, yakni Kecamatan Pragaan sebanyak 5 Desa, Kecamatan Giligenting sebanyak 5 Desa, Kecamatan Saronggi sebanyak 3 Desa, Kecamatan Dugkek sebanyak 2 Desa, Kecamatan Gapura sebanyak 4 Desa, Kecamatan Talango sebanyak 1 Desa, Kecamatan Kalianget sebanyak 5 Desa, Kecamatan Raas sebanyak 3 Desa. ( Yasik, Esha )