Media Center, Senin ( 04/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.
“Prestasi meraih predikat opini WTP sejatinya merupakan buah dari kerja keras dan semangat semua pihak dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional dan akuntabel,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati, Senin (04/06).
Bupati menyatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumenep, khususnya kalangan birokrasi. Karena, atas kerja kerasnya dalam rangka memperbaiki kekurangan administrasi keuangan dan aset, sehingga Pemerintah Kabupaten Sumenep bisa meraih opini WTP.
“Prestasi ini tentu saja sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Daerah, sebab untuk pertama kalinya Pemerintah Kabupaten Sumenep meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan hasil pemeriksaan keuangan BPK tahun anggaran 2017,” imbuhnya.
Bupati mengakui, bahwa prestasi tersebut satu sisi sebuah kebanggaan pencapaian kinerja, namun di sisi lain merupakan tantangan besar untuk mempertahankannya.
Untuk itu, pihaknya mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabuaten Sumenep, untuk semakin semangat membangun kebersamaan dengan semua pihak.
“Dengan niat dan kebersamaan, kita pasti mampu mempertahankan prestasi ini, dan yakinlah bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia,” pungkasnya.
Sementara itu, raihan predikat opini WTP yang diraih Pemerintah Daerah ini merupakan sejarah baru, mengingat pertama kali dalam LHP atas LKPD meraih opini WTP, padahal tahun-tahun sebelumnya selalu meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). ( Yasik, Esha )