Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-03-2014
  • 464 Kali

Bupati Serahkan Bantuan Kepada Korban Angin Puting Beliung

News Room, Selasa ( 04/03 ) Sebanyak 95 korban angin puting beliung yang rumahnya rusak beberapa hari lalu di Desa Talang, dan Desa Juluk Kecamatan Saronggi mendapat bantuan dana yang besarannya disesuaikan dengan kerusakannya. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si di Balai Desa Juluk, Selasa (04/03). Dalam sambutannya, Bupati Sumenep berharap kepada para masyarakat yang terkena bencana angn puting beliung untuk bersabar terhadap takdir yang Allah SWT berikan. Dan kepada masyarakat yang lain, agar tidak melupakan budaya gotong royong, yakni saling bantu membantu dalam memperbaiki kerusakan yang ada. “Apalagi salah satu inti dari ajaran agama kita (Islam), adalah gotong royong yang juga masuk dalam prinsip bernegara untuk melaksanakan gotong-royog,”ungkapnya. Ditambahkan, sebagai sesama saudara tetangga, apalagi seagama memiliki kewajiban untuk membantu saudaranya yang terkena musibah. Dan merupakan kewajiban pemerintah juga untuk membantu, seperti yang dilakukan saat ini. Menurutnya, sebagai orang yang beragama harus meyakini jika kejadian tersebut merupakan takdir dari Allah SWT, sehingga yang harus dilakukan ialah bersabar atas bencana yang menimpanya. Dan ketika mendapatkan kenikmatan harus bersyukur. Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep. Drs. H. Koesman Hadie, M.Si menjelaskan, bantuan dana bagi korban angin puting beliung tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban para korban bencana. Sedangkan bantuan kepada 95 Kepala Keluarga (KK) di 2 Desa itu rinciannya, untuk Desa Juluk sebanyak 62 KK terdiri dari 1 rumah rusak total, 2 dapur rusak total, 1 rumah rusak berat, 2 rumah rusak sedang, dan 56 rumah rusak ringan. Di Desa Talang, dari 33 rumah, 3 rumah rusak berat, 2 rumah rusak sedang dan 28 rumah rusak ringan. Sebelumnya juga diberikan bantuan sembako sebanyak 95 paket yang diserahkan pada tanggal 28 Pebruari lalu, yakni dengan bantuan masing-masing beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram. mie instan 10 bungkus, dan susu 1 kaleng. “Untuk bantuan keuangan bagi rumah rusak total sebesar Rp. 3 juta, rusak berat Rp. 2 juta, dapur rusak total Rp. 2 juta, rumah rusak sedang Rp.1 juta, rumah rusak ringan Rp. 225.000,00,”jelasnya. ( Ren, Esha )