Media Center, Sabtu ( 01/12 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menerima penghargaan Pendidikan Tertinggi yakni Dwija Praja Nugraha dari Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo.
Keberhasilan Bupati Sumenep mendapatkan penghargaan itu karena berhasil dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten setempat.
Bupati mengatakan, untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan demi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di Bumi Sumekar, telah melakukan sejumlah inovasi pendidikan diantaranya keberpihakan dana pendidikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep yang nominalnya mencapai 24 persen lebih.
Selain itu kepada guru yang berstatus non Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga menjadi fokus perhatian dengan memberikan bantuan keuangan melalui APBD Kabupaten Sumenep setiap tahunnya.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan kesejahteraan para guru non PNS memberikan tunjungan dan bantuan transport, berupa tunjangan bagi guru honorer Kategori Dua (K2) sebesar Rp8,2 miliar, tunjangan bagi guru honorer non K2 sebesar Rp3,7 miliar dan bantuan transport sebesar Rp3,6 miliar.” tegas Bupati melalui rilis Humas Pemkab Sumenep, Sabtu (01/12/2018).
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menerima penghargaan pendidikan tertinggi Dwija Praja Nugraha dari Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo pada HUT PGRI Ke-73 di Stadion Pakansari Cibinong Bogor, Sabtu (01/12/2018).
Bupati menyatakan, angka penduduk buta aksara di Kabupaten Sumenep mengalami penurunan, buktinya pemerintah daerah berhasil menurunkan buta aksara hingga ribuan orang sejak tahun 2010 hingga 2017.
“Sejak tahun 2010 hingga 2017 terus berusaha menuntaskan penduduk buta aksara, dan hasilnya mampu menurunkan buta aksara sebanyak 79 ribu 620 orang.” tutur suami Nurfitriana ini.
Dwija Praja Nugraha adalah apresiasi tertinggi di bidang pendidikan yang diberikan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen teguh meningkatkan kualitas pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru.
Bupati Sumenep menyampaikan terima kasih kepada para guru, insan pendidikan dan semua pihak yang selama ini memiliki komitmen terukur dalam meningkatkan dunia pendidikan di Kabupaten setempat.
“Prestasi itu menjadi pemicu semangat pemerintah daerah dan masyarakat guna semakin berinovasi serta berkreatifitas untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, sehingga mampu mencetak masyarakat berkulitas, bermoral dan berkarakter budaya.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )