News Room, Rabu ( 17/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyembelih 62 hewan kurban, yang terdiri dari 13 ekor sapi dan 49 ekor kambing. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si menyerahkan secara simbolis hewan kurban itu pada perwakilan organisasi penyalur hewan kurban di halaman belakang Kantor Bupati Sumenep, Rabu,(17/11). Bupati mengatakan, penyembelihan hewan kurban yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumenep setiap tahun itu bukan hanya kegiatan rutinitas belaka, namun pada hakekatnya, melalui momentum ini bisa mendewasakan berfikir, bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Sebab, penyembelihan hewan kurban ini menjadi tanda kualitas keimanan dan ketaqwaan seorang hamba kepada Allah SWT. Selian itu, juga sebagai sarana meningkatkan kepedulian sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu dari segi sosial dan ekonominya. ”Ibadah kurban mengajarkan kita tentang pentingnya solidaritas dan kesetia kawanan sosial, sebab masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dibawah garis kemiskinan dan penuh penderitaan, sehingga dengan ibadah kurban ini telah membuat kepahitan dan kemalangan hidupnya akan sedikit terobati,”tegasnya. Bupati menyatakan, ibadah kurban ini diharapkan bukan didasari orientasi tertentu yang bisa merusak nilai keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT. Bahkan, yang terpenting, pelaksanaan kurban ini harus menyentuh pada mereka yang membutuhkan, jangan sampai mereka yang berhak, tidak mendapatkan haknya. ”Kami minta ini benar-benar diperhatikan dengan sugguh-sungguh, agar pelaksanaan kurban ini benar-benar untuk masyarakat yang memang berhak menerima. Jangan sampai karena kurangnya koordinasi dan persiapan panitia penyelenggara, penyalurannya tidak tepat sasaran,”ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, H. Saiful Anwar, SH, M.Si mengatakan, perolehan kurban yang diperoleh Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten dan Kecamatan, seluruhnya berjumlah 25 ekor sapi dan 193 ekor kambing, dengan perincian PHBI Kabupaten 13 ekor sapi dan 49 ekor kambing, sementara pengumpulan PHBI Kecamatan di 26 Kecamatan sebanyak 12 ekor sapi dan 144 ekor kambing. ”Penyalurannya antara lain Panti Asuhan, Yayasan, Masjid, langgar/musholla, organisasi kemasyarakatan dan kaum dhuafa. Sedangkan PHBI Kecamatan disalurkan pada kaum dhuafa dan fakir miskin diwilayah masing-masing Kecamatan.”imbuhnya. ( Yasik, Esha )