Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-12-2018
  • 375 Kali

Bupati Tekankan Masyarakat Jangan Cuek Dengan Praktek Narkoba

Media Center, Sabtu ( 15/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyerukan semua pihak berperan aktif untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba supaya masa cerah bangsa tidak terenggut akibat generasi mudanya telah menjadi budak narkoba.

"Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan kontrol sosial yang semakin kuat dan masif, sehingga tidak acuh tak acuh dan berdiam diri jika di daerahnya terindikasi ada praktek narkoba.” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Deklarasi Pemuda Sumenep Anti Narkoba di Lapangan Kesenian Sumenep, Sabtu (15/12/2018) malam.

Bupati menyampaikan, data terbaru ada sekitar 200 jenis narkoba di dunia dan diantaranya 86 jenis sudah masuk ke Indonesia, tentu saja fenomena itu adalah tantangan berat bagi semua komponen guna menyelamatkan masa depan anak cucu.

“Karena itu, orang tua harus seksama mengawasi pergaulan anak-anaknya, sebab era globalisasi saat ini, pergaulan merupakan faktor utama yang menyebabkan seseorang terjerumus kepada pergaulan bebas penyalahgunaan narkoba.” imbuh suami Nurfitriana ini.

Pada kesempatan itu Bupati KH. A. Busyro Karim juga membacakan satu puisi sekaligus melakukan penandatanganan Sumenep Anti Narkoba bersama organisasi pemuda di kain putih. Bahkan Bupati menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan pesilat yang tampil di acara itu.

Dia menyatakan, sejatinya narkoba tidak sekedar ancaman bagi anak muda saja, melainkan ancaman kepada keamanan dan ketahanan negara, mengingat narkoba adalah perang gaya baru untuk menghancurkan suatu negara.

Akibat perang dengan senjata narkoba itu, musuh tidak perlu mengirimkan pasukan perang dalam jumlah besar, hanya sebatas mengirim narkoba sebanyak-banyaknya kepada negara yang menjadi target.

“Narkoba selain ancaman bagi negara ternyata juga merusak tatanan masyarakat, penyebabnya pelaku atau pemain narkoba, manakala sudah tidak mempunyai uang untuk membelinya jelas melakukan kejahatan seperti pencurian dan perampokan demi menebus barang haram itu.” tandas Bupati dua periode ini.

Acara yang digagas Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga selain pembacaan Deklarasi Pemuda Sumenep Anti Narkoba, juga dimeriahkan dengan pencak silat serta pembacaan puisi oleh salah satu Sastrawan Sumenep, Ibnu Hajar dan penampilan seni lainnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufianto, SE, M.Si, menambahkan, kegiatan itu dilakukan sebagai sarana pemuda menyalurkan bakat dan kreatifitasnya di bidang seni dan budaya lokal.

"Kegiatan itu untuk mengajak pemuda Sumenep melakukan perbuatan positif dengan mengembangkan kreatifitasnya di dunia seni dan budaya, agar menjauhi dan melawan narkoba.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )