News Room, Sabtu ( 24/05 ) Kebudayaan lokal yang dimiliki Kabupaten Sumenep, seperti halnya Sape Sonok, ternyata mampu mencuri perhatian seorang Calon Wakil Gubernur (cawagub) Jawa Timur, Ir. H. Ridwan Hisjam, yang diusung PDI-Perjuangan untuk mendampingi Ir. H. Soetjipto, dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 23 Juli mendatang. Sebab, Sape Sonok itu dianggap kebudayaan yang unik, dengan mampu mempermainkan keelokan sebuah sapi ketika berjalan di lapangan. “Kebudayaan Sape Sonok akan terus dikembangkan, bukan hanya di tingkat Desa maupun Kecamatan saja, tapi direncanakan akan mampu memperebutkan Piala Gubernur,†kata H. Ridwan Hisjam kepada puluhan peserta Sape Sonok, Sabtu pagi (24/05) di lapangan Desa Kecer, Kecamatan Dasuk. Karena itu, H. Ridwan Hisjam memohon dukungannya kepada masyarakat Dasuk, agar ikut menyukseskan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada 23 Juli nanti, dengan memberikan hak suaranya. “Saya datang kesini, tidak akan membeli suara masyarakat Dasuk, tapi hanya mohon dukungannya. Jadi, jangan sampai ada masyarakat yang tidak memberikan hak suaranya dalam pelaksanaan Pilgub 23 Juli mendatang,†terangnya. H. Ridwan Hisjam yang akrab dipanggil Tatok ini memaparkan, kegiatan yang dilakukannya itu semata-mata ingin memberdayakan Sape Sonok sebagai kebudayaan lokal milik masyarakat Kabupaten Sumenep. Usai memberikan sambutan dalam acara Kontes Sape Sonok, H. Ridwan Hisjam melanjutkan perjalanannya menuju pulau Kangean dan Masalembu, dengan menggunakan Helikopter, untuk menjalankan misi, dan untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat kepulauan Sumenep. ( Nita, Esha )