News Room, Selasa ( 18/01 ) Peningkatan keamanan di masyarakat memang sangat penting untuk terus dilakukan, baik oleh aparatur pemerintah maupun masyarakat setempat, sehingga kenyamanan akan tercipta, dan masyarakat bisa melaksanakan aktifitas dengan nyaman. Hal tersebut diungkapkan tokoh pemuda Kecamatan Guluk-guluk, H. Isnaini Saleh, menyikapi maraknya tindakan kejahatan diberbagai wilayah, khususnya di Kabupaten Sumenep akhir-akhir ini. Mulai dari pencurian, penjambretan, perampokan dan sebagainya. “Untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan memang harus dimulai dari tingkatan akar rumput, yakni menciptakan keamanan di masing-masing Desa,”ujarnya. Pengusaha muda yang saat ini duduk sebagai Wakil Rakyat di DPRD Sumenep ini, merasakan terciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat ketika di salah satu Desa itu tidak banyak terjadi tindakan kejahatannya. Dan ini, ternyata, ketika di pemerintahan Desa, dalam hal ini Kepala Desa dan aparaturnya bisa mengkondisikan masyarakat dengan baik. Maksudnya, adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara aparatur Desa dengan masyarakat yang selama ini dianggap sering meresahkan dan sebagainya. Sebab, yang menjadi sasaran kejahatan biasanya ketika ada kesenjangan sosial antara aparat Desa dengan masyarakat oposisi ini. Disamping itu memang tidak bisa dipungkiri, aparat kepolisian sebagai pengayom masyarakat dan TNI yang memiliki teritorial betul-betul membaur dan terlibat langsung dengan berbagai kegiatan yang ada di masyarakat. “Setiap rencana kegiatan maupun kejadian apapun yang ada di wilayahnya bisa terpantau dan bisa dideteksi sejak dini,”tambah Politisi Partai Golkar ini. Namun, hal-hal lain yang mungkin juga menjadi latar belakang maraknya kejahatan, apabila kondisi ekonomi masyarakat yang kurang baik, sehingga kondisi tersebut membuat seseorang yang tidak memiliki keimanan yang kuat akan mudah melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhannya. “Jadi, peningkatan ekonomi masyarakat perlu menjadi perhatian khusus pemerintah dalam melaksanakan berbagai kebijakan program,”pungkasnya. ( Ren, Esha )