Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-01-2012
  • 651 Kali

Cuaca Ekstrim, Kapal Lintas Pulau Tak Beroperasi Hingga Besok

Cuaca ekstrim yang kembali menyelimuti perairan Kabupaten Sumenep selama 2 hari ini, menyebabkan kapal dengan lintasan Kalianget-Kangean-Masalembu tidak beroperasi. Sejak hari Minggu (22/01) kemarin hingga Selasa (24/01), Syahbandar Kalianget mengeluarkan himbauan, agar semua lintasan jarak pelayaran jauh, seperti ke Kangean dan Masalembu tidak boleh berangkat atau jadwal pemberangkatannya ditunda hingga cuaca membaik. Salah seorang warga pulau Kengean, Hariyanto mengaku sudah 2 hari berada di Pelabuhan Kalianget, karena menunggu jadwal pemberangkatan kapal. “Saya memang sudah 2 hari disini (Pelabuhan Kalianget, Red). Tidak bisa berbuat apa-apa, karena memang cuaca buruk,”kata Hariyanto di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Senin (23/01). Sementara salah seorang Petugas Kepelabuhanan, Syahbandar Kalianget, Fajar Sidik membenarkan adanya penundaan jadwal pemberangkatan kapal kesejumlah kepulauan di Sumenep, yaitu Kangean dan Masalembu karena cuaca ekstrim. “Ya, memang sejak hari Minggu hingga Selasa, semua jalur laut di Sumenep, utamanya ke kepulauan tidak beroperasi, karena cuacanya memang tidak bagus. Makanya kami mengeluarkan himbauan agar kapal tidak melakukan pelayaran,”terangnya. Menurut Fajar, tinggi gelombang ke kepulauan Masalembu mencapai 1 hingga 4 meter dan ke Kangean diperkirakan mencapai 1 hingga 3 meter. Sedangkan kecepatan angin rata-rata mencapai 30 knot per-jam. “Ketinggian gelombang seperti itu tidak bisa dijangkau oleh penyeberangan kapal, baik ke Masalembu maupun ke Kangean. Lebih baik, kapal menunda jadwal pemberangkatannya,”ujarnya. Dia menegaskan, untuk pelayaran jarak pendek, seperti pulau Talango, Sapudi dan Giligenting, pihaknya masih memberikan toleransi, karena ketinggian gelombang tidak mengganggu pelayaran kapal. “Untuk pelayaran jarak pendek, tidak ada masalah. Kami masih memberi toleransi, karena memang gelombangnya tidak terlalu tinggi,”ujarnya. Fajar juga mengungkapkan, untuk Kapal Cepat Express Bahari milik PT. Sakti Inti Makmur (SIM), saat ini terjebak dipulau Kangean, karena tidak bisa kembali ke Pelabuhan Kalianget akibat cuaca buruk. ”Sedangkan kapal yang ada di Pelabuhan Kalianget, hanya Dharma Bahari Sumekar (DBS) II. Kapal lainnya memang belum sampai di Pelabuhan kalianget,”ungkapnya. Sesuai jadwal, Minggu malam, kapal DBS II akan berlayar ke kepulauan Kangean dan hari ini (kemarin, Red) Kapal Cepat Express juga akan berangkat, namun karena terkendala cuaca buruk, jadwal pemberangkatan kapal ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan. ( Nita, Esha )