Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-01-2015
  • 286 Kali

DAK Kabupaten Sumenep 2015 Mencapai Rp. 90 Milyar Lebih

News Room, Selasa ( 20/01 ) Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, pada tahun ini sebesar Rp. 90 milyar lebih untuk puluhan bidang atau sektor.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset (DPKKA) Kabupaten Sumenep, Drs. Carto, MM menjelaskan, perolehan DAK tahun ini mengalami peningkatan dibanding pada 2014 yang sebesar Rp. 63 milyar lebih.

"Peningkatannya cukup signifikan kalau dibandingkan DAK tahun kemarin. Untuk DAK tahun ini yang diperoleh Kabupaten Sumenep senilai Rp. 90 milyar lebih, sedangkan pada 2014 yang sebesar Rp. 63 milyar lebih,"kata Carto, Selasa (20/01).

Secara keseluruhan ada 13 bidang yang memperoleh DAK. Sesuai peruntukkannya, bidang pendidikan memperoleh DAK terbesar pada tahun ini dibanding bidang lainnya, yakni Rp. 33 milyar lebih.

"Nantinya, kegiatan yang dibiayai DAK akan diatur oleh petunjuk teknis dari pihak terkait di Kementerian Keuangan,"terangnya.

Sementara pelaksana kegiatan yang dibiayai DAK, kata Carto, adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di Pemkab Sumenep.

"Kami di DPPKA dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep hanya memfasilitasi pelaporan penggunaan dan realisasi DAK dari masing-masing SKPD terkait untuk disampaikan ke Kementerian Keuangan,"ucapnya, menerangkan.

Carto mengungkapkan, pencairan DAK dari Kementerian Keuangan kepada SKPD pelaksana kegiatan yang dibiayai DAK dilakukan secara bertahap, yakni 3 tahap dengan rincian 30 persen, 45 persen, dan 25 persen.

"Untuk bisa mencairkan DAK tahap II dan III, harus ada laporan penggunaan dan realisasi kegiatan hingga 90 persen yang sudah diserahkan kepada pihak terkait di Kementerian Keuangan,"ungkapnya.

Data dari DPKKA Sumenep, Bidang Pendidikan memperoleh DAK sebesar Rp. 33 milyar lebih, Bidang Ksehatan sebesar Rp. 6,4 milyar, Bidang Infrastruktur Jalan sebesar Rp. 16 milyar lebih, Bidang Infrastruktur Irigasi sebesar Rp. 3,3 milyar, dan Bidang Infrastruktur Air Minum dan Sanitasi sebesar Rp. 6,7 milyar.

Selanjutnya Bidang Kelautan dan Perikanan sebesar Rp. 5,3 milyar, Bidang Pertanian sebesar Rp. 8,4 milyar, Bidang Lingkungan Hidup sebesar Rp. 1,5 milyar, Bidang Keluarga Berencana sebesar Rp. 1,6 milyar, Bidang Kehutanan sebesar Rp. 1,7 milyar, Bidang Perdagangan sebesar Rp. 1,8 milyar, Bidang Keselamatan Transportasi Darat sebesar Rp. 411,6 juta, dan Bidang Energi Pedesaan sebesar Rp. 3,7 milyar. ( Nita, Esha )