Sumenep-Kominfo News Room : Setelah tiga bulan terkatung-katung tentang pencairan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk lembaga pendidikan di bawah naungan Departemen Agama (Depag) akhirnya terjawab, dan pencairan BOS untuk lembaga pendidikan di bawah Depag, seperti Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Salafiyah pencairan BOS-nya bisa berlaku tiga bulan sekaligus. Kepala Seksi Mapenda Kantor Depag Sumenep, Moh. Hosnan mengatakan, keterlambatan pencairan dana BOS untuk lembaga dibawah Depag tersebut penyebabnya karena adanya peralihan administrasi atau peralihan management dari Dinas Pendidikan ke Kantor Depag. Saat ini pihaknya telah menerima informasi dari Kanwil Depag Jawa Timur, bahwa dana BOS sudah terkirim melalui Bank Jatim di Surabaya ke Bank Jatim Cabang Sumenep, sehingga setelah persyaratannya lengkap, lembaga pendidikan dibawah naungan Depag, paling lambat 2 hari bisa mencairkan dana BOS-nya. Moh. Hosnan menerangkan, setelah pihaknya melakukan pemisahan administrasi, maka total dana BOS untuk lembaga pendidikan di bawah naungan Depag itu berjumlah sebesar Rp. 21.166.000.000,00 dengan perincian, untuk MI sebesar Rp. 2.969.000.000,00, untuk MTs sebesar Rp. 2.156.000.000,00 dan Salafiyah Syafi’iyah Ula dan Wusto masing-masing sebesar Rp. 91.232.000,00, sedangkan alokasi dana tahun 2007 mengalami kenaikan, jika sebelumnya tingkat MI per-siswa sebesar Rp.19.500,00 naik menjadi sebesar Rp.21.500,00 dan untuk MTs dari Rp. 27.500,00 menjadi sebesar Rp. 29.500,00. Menyoal kemungkinan terjadi pungutan liar dana BOS, Moh. Hosnan menegaskan, pihaknya tidak main-main terhadap oknum yang nakal, jika menemukan pemungutan oleh oknum Depag, pihaknya akan melaporkan ke Kanwil Jawa Timur. ( Yasik, Esha )