News Room, Kamis ( 28/08 ) Pemerintah Kabupeten Sumenep mengingatkan Camat dan Kepala Desa untuk benar-benar melaksanakan program Raskin (Beras Untuk Rakyat Miskin) sesuai ketentuan, pasalnya Program Pemerintah tersebut muaranya untuk kepentingan masyarakat kurang mampu. Bupati Sumenep KH Moh Ramdlan Siradj SE.MM pada acara penyerahan transport raskin tahap pertama 2008, di Kantor Bupati Kamis Pagi (28/08) mengatakan, tidak ada alasan bagi Camat dan Kepala Desa menunda waktu pendistribusakn Raskin setiap bulan, agar rumah tangga sasaran (TRS) bisa menikmatinya Beras Murah. Selain itu pelaksana Raksin harus memperhatikan mekanisme penyaluran sesuai dengan prosedur baik harga, berat dan sasaran, sehinga tidak menimbulkan penyimpangan dan persoalan yang bersangkutan dengan hukum. ''Kalau pun pada pelaksanaannya terdapat kebijakan silakahkan saja, namun dengan catatan ketika menerapkan kebjiakan tersebut harus bersikap obyektif dan sesuai mekanisme agar bisa dipertanggung jawabkan."tegasnya tegas Bupati. Selanjutnya KH.Ramdlan mengatakan yang terpenting Camat sebagai pimpinan di wilayah Kecamatan meningkatkan kinerjanya, khususnya dalam memberikan masukan terhadap Pemerintah Kabupaten terkait kondisi dan aspirasi masyarakat. Ditempat yang sama Kepala Bagian Perekomian Seketariat Daerah Sumenep Ach.Sadik mengungkapkan alokasi anggaran transport Raskin untuk 7 Kecamatan Kepulauan mencapai 687 juta lebih dari total anggaran transport Raskin sebesar 1 miliiar lebih. Anggaran transport Raskin di 7 Kecamatan sangat tinggi yang mencapai 56 persen, penyebabnya subsidi bantuan transport di wilayah Kepulauan perkilo berkisar mencapai 200 rupiah. "untuk Kec. Sapeken 193 juta lebih, Arjasa 185 juta lebih, Ra'as 101 juta lebih, kangayan 83 juta lebih, Gayam 71 juta lebih, Nong-gonong 27 juta lebih dan kec. Masalembu 25 juta lebih."ungkapnya Ach Sadik menambahkan, bantuan transport teresbut terhitung Bulan Januari hingga Juli tahun ini, dan keterlambatan pemberian bantuan transport Raskin dibandingkan dengan kecamatan daratan, akibat terkendala pelaksanaan Pilkdes dan Peringatan HUT Kemerdekaan RI.(Yasik,Gun)