News Room, Kamis ( 25/02 ) Komandan Korem (Danrem) 084 Bhaskara Jaya, Kolonel CZI Denny Herman, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Sumenep, Kamis (25/02) pagi.
Danrem 084 Bhaskara Jaya memberikan pengarahan secara langsung kepada militer, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Sumenep.
“Kedatangan saya kesini dalam rangka kunjungan kerja, melihat jajaran binaan saya, apa yang kurang akan saya isi, dan apa yang kurang pantas akan saya pantaskan,”kata Danrem 084, Kolonel CZI Denny Herman, Kamis (25/02).
Ia menuturkan, sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus bekerja sesuai aturan yang ada, dan tidak boleh membentur aturan perundang-undangan. Sebab, tidak sedikit oknum TNI yang dipecat dari kesatuannya lantaran melanggar aturan.
“Pengarahan ini penting. Sebab ke depan saya tidak ingin ada lagi anggota TNI termasuk di Sumenep yang dipecat karena melanggar aturan,”terangnya.
Selain itu, Kolonel CZI Denny Herman juga menekankan bahwa terorisme merupakan musuh bersama.
“Untuk memerangi teroris dengan bentuk apapun. Bahkan masyarakat harus lebih aktif menjaga lingkungannya. Salah satu bentuk keaktifan masyarakat, harus melaporkan secepatnya jika ada orang yang mencurigakan,”ujarnya.
Menurutnya, pola-pola lama seperti harus lapor 1 x 24 jam itu perlu diaktifkan kembali, sehingga jika ada orang baru di sekitar lingkungan masyarakat setempat bisa diketahui.
“Aparat Desa setempat yang harus aktif dan masyarakat juga aktif. Jika ada yang mencurigakan silahkan laporkan ke pihak berwajib,”pintanya.
Usai memberikan pengarahan terhadap militer, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana, Danrem langsung diterima Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si di rumah dinasnya. ( Nita, Esha )