Sumenep-Kominfo News Room : Meskipun pasien Demam Berdarah Dangue (DBD), yang dirawat di Rumah Sakit Daerah Dr. H. Moh. Anwar Sumenep mengalami penurunan, namun status Kejadian Luar Biasa (KLB) masih tetap diberlakukan. Karena, pasien yang dirawat di zal anak, mayoritas sudah memasuki fase ganas, yakni dengan kondisi tubuh panas dan disertai kejang-kejang. Demikian diungkapkan Kepala RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Dzulkifli Mahmudz, M.Si ketika dikonfirmasi News Room di kantornya, kemarin. dr. Kifli menuturkan, kondisi semacam itu terjadi, bukanlah kesalahan dari pihak rumah sakit, melainkan karena keterlambatan dari pihak keluarga korban untuk membawa pasien ke rumah sakit. Sehingga, penyakit yang disebabkan dari gigitan nyamuk Aides Aegepty itu menjalar ketubuh korban. Ia menerangkan, seharusnya keluarga korban bersikap agresif, dengan membawa korban ke rumah sakit untuk secepatnya mendapat perawatan yang baik, sehingga penyakit tersebut bisa segera diatasi dan tidak mencapai fase ganas. dr. Kifli memaparkan, memasuki bulan April ini, jumlah pasien DBD yang saat ini dirawat, menurun dibandingkan awal bulan Januari 2006 lalu, yakni per-hari hanya mencapai 5 hingga 8 pasien. Lebih lanjut dr. Kifli berharap kepada masyarakat, untuk mewaspadai serangan penyakit DBD. Karena, menurutnya, hal itu akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidup seseorang. ( Nita, Esha )