News Room, Rabu ( 24/02 ) Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumenep hingga minggu terakhir di bulan Pebruari 2016 ini mengalami penurunan 51 persen. Hal ini berkat dukungan dan kesadaran warga masyarakat, wartawan, dan pihak Radio Republik Indonesia (RRI) Sumenep yang ikut serta melakukan sosialisasi tentang DBD.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. Fatoni, M.Si kepada News Room, Rabu (24/02) pagi tadi di ruang kerjanya mengatakan, dari bulan Januari hingga Pebruari 2016 ini, jumlah penderita DBD mencapai 223 orang, meninggal sebanyak 2 orang. Sedangkan pada tahun 2015 lalu, penderita DBD mencapai 500 orang,dan meninggal dunia sebanyak 17 orang.
dr. H. Fatoni mengatakan, dalam memberantas DBD, pihak Puskesmas telah dibekali mesin fogging, sehingga warga masyarakat yang membutuhkan fogging (pengasapan) tidak perlu lagi melapor ke Dinas Kesehatan, sebab di sana (Puskesmas) telah tersedia.
Selain itu, masyarakat tidak perlu khawatir, karena di setiap Puskesmas telah disiapkan dokter khusus DBD beserta kelengkapan berupa obat-obatan yang sudah disediakan oleh Bupati Sumenep. selama 18 bulan.( JuP-01, Esha )