
Media Center, Selasa ( 07/02 ) Workshop Literasi dan Numerasi bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP PGRI Sumenep bersama Tim Inovasi Jawa Timur, kembali dilaksanakan di tahap kedua, selama tiga hari mulai 07-09 Februari 2023, di Auditorium kampus setempat.
District Education Quality Improve Inovasi Jawa Timur Cahyadi Widi Wahyono yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep, dalam materi pembuka workshop tersebut menyampaikan tentang pola pikir berkembang (Growth Mindset) yang perlu dimiliki oleh calon guru dalam mengimplementasikan pembelajaran lebih bervariasi, sehingga menarik bagi anak-anak atau siswanya.
"Seorang guru penting memiliki pola pikir berkembang agar bisa mengimplementasikan pembelajaran lebih menarik bagi siswa," ujarnya, Selasa (07/02/2023).
Sebab, diakui jika guru yang memiliki pola pikir berkembang tidak hanya melaksanakan pembelajaran biasa saja atau apa adanya. Namun, bagaimana selalu memiliki cara untuk melakukan yang berbeda dengan solusi tepat dalam memberikan pembelajaran lebih kreatif dan inovatif.
Bahkan, Yayak panggilan akrab pria yang energik ini, sempat memberikan tugas pribadi masing-masing mahasiswa dengan sebuah permainan menghubungkan 9 titik dengan 4 garis lurus tanpa putus, hingga soal itu belum ada yang bisa memecahkan, karena masih terjebak dalam pola pikir tertutup. Namun, akhirnya ketika dilakukan dengan menggunakan pola pikir berkembang dan melakukan perubahan dalam berpikir bisa terjawab dengan mudah.
"Perkembangan pemikiran berpengaruh pada bakat dan kecerdasan yang terus berkembang. Apabila para calon guru tidak mau melakukan pola pikir berkembang maka tidak akan ada kreasi dan inovasi untuk bisa meningkatkan pembelajaran ke siswanya, serta model pembelajaran akan monoton," tambahnya.
Sementara Ketua Prodi PGSD STKIP PGRI Sumenep, Dr. M. Ridwan, M.Pd, dalam paparan pembukanya menyampaikan terima kasih khususnya kepada Tim Inovasi Jawa Timur yang telah berkenan membersamai mahasiswa serta Tim Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep dalam memberikan bekal para mahasiswa yang bakal melaksanakan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) ke sejumlah sekolah.
"Kami harapkan workshop literasi dan numerasi tahap kedua ini, benar-benar diikuti dengan baik oleh mahasiswa yang merupakan calon guru, agar memiliki bekal pengetahuan dan wawasan lebih luas dalam melaksanakan PPL di masing-masing sekolah," tandasnya.
Diakui, jika pada pelaksanaan workshop pertama yang berlangsung selama tiga hari hasilnya sangat luar biasa, bahkan menghasilkan hasil praktik membuat big book atau buku besar yang bisa digunakan ketika mahasiswa melaksanakan PPL selama dua bulan. ( Ren, Fer )