Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-02-2009
  • 538 Kali

Desa Parsanga Harapkan Program P2KP Berlanjut Ke Paket

News Room, Jum’at ( 20/02 ) Hingga saat ini pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan (P2KP) di Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep, masih terus berlanjut. Bahkan dalam pelaksanannya yang saat ini sudah dalam penuntasan realisasi program tahap ketiga, khususnya bidang lingkungan dan sosial. Sebab dalam penuntasan tahap pertama dan kedua cukup disambut baik oleh masyarakat. Terbukti, dengan hasil yang dicapai khususnya dalam pelaksanan bidang lingkungan sebagian besar melebihi kwalitas yang ditargetkan. Sebab, kesadaran dan antusias masyarakat cukup tinggi. Keterlibatan masyarakat dalam P2KP cukup tinggi. Apalagi dalam pelaksanaannya, meskipun tidak semuanya, setidaknya bisa meng-cover kepentingan masyarakat yang kebetulan belum tersentuh secara langsung melalui berbagai kegiatan proyek pemerintah. Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Parsanga, Moh. Hosni menjelaskan, pelaksanaan P2KP di Desanya, meskipun agak molor dalam pelaksanannya, namun tetap terlaksana dengan baik dan bisa dirasakan masyarakat. Hosni berharap setelah pelaksanaan tahap ketiga tuntas, diharapkan P2KP akan terus berlanjut untuk program berikutnya, yakni berupa Paket P2KP, seperti yang telah diberikan untuk Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Raas, setelah sukses pada pelaksanaan P2KP sebelumnya. Sementara Kepala Desa Parsanga, Imam Idafi berharap P2KP kedepan benar-benar bisa berdampak baik bagi pemberdayaan masyarakat miskin di Desanya. Sebab, terkadang pemberian bantuan seperti halnya raskin, masih belum menyentuh jumlah sasaran masyarakat miskin yang ada di Desanya. “Syukurlah melalui P2KP ini masyarakat miskin yang selama ini tidak masuk daftar penerima raskin maupun bantuan lainnya, bisa merasakan juga bantuan beras dan kebutuhan sehari-hari lainnya,”ujar Imam Idafi. Disamping itu apabila program ini terus berlanjut pada program paket, akan lebih menambah peluang dan kesempatan kerja bagi masyarakat Desa. Karena disamping pemberdayaan melalui pembangunan sarana dana prasarana lingkungan, sosial, dan bantuan modal masyarakat juga ada pelatihan keterampilan. Sehingga diharapkan masyarakat lebih memiliki keterampilan yang memadai untuk berpenghasilan yang memdai. ( Ren, Esha )