News Room, Sabtu ( 18/06 ) Keberadaan Balai Desa tidak hanya cukup dengan sarana ruang kerja perangkat dan pendopo. Namun, sarana dan prasarana yang menunjang, seperti Musholla dan kamar mandi dan sarana umum lainnya perlu ada, sehingga perangkat Desa maupun masyarakat umum ketika membutuhkan tempat untuk melaksanakan hajatnya, tidak kesulitan. Kepala Desa Rombiya Barat Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep, A. Wasik, kepada wartawan mengungkapkan harapan untuk menjadikan Balai Desa dengan keberadaan sarana dan prasarana memang sudah lama diinginkan masyarakat dan perangkat Desa. “Sebab, perangkat Desa maupun masyarakat yang kebetulan mengikuti rapat maupun kegiatan di Balai Desa masih harus mencari tetangga dekat untuk sekedar sholat maupun ke kamar kecil.”ujarnya. Bahkan, ketika ada hajatan, seperti ritual Desa, baik peringatan Hari-hari Besar Agama atau organisasi Desa, seperti PKK, dan Pertemuan PNPM, P2IP dan lain lain, anggota yang hadir merasa nyaman dengan fasilitas umum seperti itu. Karena itu, pihaknya bersama perangkat, dan hasil keputusan rapat warga, merealisasikan pembangunan musholla, Kamar Mandi dan Dapur Umum (Mukamadu) untuk dibangun tahun ini, tepatnya di belakang Balai Desa setempat. Pembangunan Mukamadu diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp. 38.423.000,00 yang akan diselesaikan 2 tahap. Dana itu di peroleh dari Alokasi Dana Desa (ADD) 2011 yang hingga saat ini turun 60 persennya, sebesar Rp. 32.934.000,00, sedang sisanya yang 40 persen, sebesar Rp. 21.956.000,00 akan akan terealisasi sekitar bulan Juli 2011. Dari dana ADD yang ada, juga dialokasikan kepada Badan Operasional Pemerintahan Desa (BOP. Pemdes) sebesar Rp. 10.978.000,00, dan BOP-BPD sebesar Rp. 5.489.000,00, sehingga aparatur Desa dan BPD lebih bersemangat untuk menjadi pelayan dan berbakti kepada masyarakat. ( Ren, Esha )