Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-11-2008
  • 386 Kali

Desak Penegakan Hukum, PMII Versi KLB Datangi Polres

News Room, Senin (24/11) Masih rendahnya penegakan supremasi hukum di wilayah Bumi Sumekar ini, membuat puluhan aktivis yang berada di bawah bendera pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep versi konfrensi luar biasa (KLB), mendatangi Polres Sumenep. Sambil membawa poster yang bertuliskan supremasi hukum harus ditegakkan, mereka juga berorasi, dengan meminta kepada Polres supaya komitmen untuk tidak pandang bulu dalam menegakkan supremasi hukum. Koorlap aksi, Pusawi, mengatakan, aksi ini merupakan aksi damai yang dilakukan dengan turun jalan dan seruan moral terhadap Kapolres Sumenep yang baru, AKBP Umar Effendi. “Kami hanya berharap pergantian Kapolres harus dijadikan momentum yang tepat, untuk meneruskan kinerja atau PR yang masih tersisa, utamanya melaksanakan UUD 1945 BAB XII pasal 30 ayat 4 secara bersungguh-sungguh, dan bertindak cepat dalam menyelesaikan masalah,” terang Pusawi, ketika ditemui usai berorasi di depan Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (24/11). Setelah berorasi selama 1 jam, ternyata petinggi Polres Sumenep tak ada yang mau menemui para pendemo, sehingga mereka berusaha menerobos pintu masuk. Tapi, karena pagar betis dijaga ketat oleh aparat kepolisian, akhirnya mereka mundur, dengan melanjutkan aksi ke Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Sumenep, Jalan KH. Mansyur, Sumenep. Di Pengadilan Negeri Sumenep, para pendemo ditemui oleh Panitera Muda, Agus Aryananda, SH. Ia menjelaskan, tersendatnya proses hukum di PN ini bukanlah disengaja, tapi mayoritas dikarenakan sulitnya untuk menghadirkan saksi. “Makanya kami mohon dukungan dari siapapun, supaya pelaksanaan proses hukum di PN ini berjalan cepat, terutama kehadiran saksi,” ujarnya. Menurutnya, selama ini saksi selalu tidak menepati janji untuk menghadiri persidangan, akibatnya proses persidangan berjalan lambat.(Nita)