News Room, Senin ( 02/08 ) Ratusan tabung gas elpiji 3 kilogram untuk Kecamatan Kota Sumenep banyak yang tidak difungsikan, bahkan sebagian jatah bantuan elpiji dan kompor gas itu ada yang sudah dijual. Menurut warga masyarakat Desa Pamolokan, Masturi, dirinya enggan untuk memakai bantuan kompor gas tersebut walaupun tabung gas elpiji berlogo Pertamina dan berlabel Standart Nasional Indonesia (SNI), namun pihaknya merasa trauma dengan adanya siaran yang ditayangkan di televisi. Selain siaran melalui televisi, kualitas tabung gas dan beratnya berbeda-beda, ada yang berat dan ada yang ringan. Bahkan, warga masyarakat Kecamatan Kota Sumenep, khususnya di Desa Pamolokan sebelumnya dicek dulu dengan meredam di bak berisi air. Yang sangat mengkhawatirkan, setelah dicek, ternyata tabung gas elpiji tersebut mengeluarkan gelombung air alias bocor. Karena itu, ratusan tabung gas elpiji tersebut saat ini banyak yang mangkrak. (JuP-01,Esha)