Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-08-2009
  • 426 Kali

Dibakar Cemburu, Suami Nekad Cekik Sang Isteri Hingga Tewas

News Room, Senin ( 03/08 ) Seorang warga Kampung Mustika, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), Haning (25) ditemukan tewas dibibir pantai Desa setempat, Senin (03/08). Korban ditemukan kali pertama oleh nelayan setempat, dalam kondisi tertelungkup dengan terdapat bekas cekikan dan luka memar dibagian tubuhnya. Diduga kuat, pelaku pembunuhan tersebut adalah suaminya sendiri, Sahari (30) dengan motif cemburu. Salah seorang warga Desa Cellong, Kecamatan Arjasa, Mathawi mengatakan, sebelum meninggal, korban nonton televisi di tetangganya tanpa ditemani sang suami. Kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (02/08), suami korban menjemput dan mengajak pulang. “Kejadian ini memang tidak disangka-sangka oleh warga. Sebab, ketika isterinya diajak pulang, sempat terjadi cekcok mulut. Entah apa yang merasuki jiwa suaminya, ternyata korban tidak dibawa pulang ke rumahnya, tapi justru dibawa ke laut. Padahal, rumah korban dengan lokasi yang dijadikan tempat nonton televisi tersebut, hanya berjarak 50 meter saja,” terang Mathawi pada wartawan dihubungi melalui jaringan telepon, Senin (03/08). Sementara, Kapolsek Arjasa, Iptu Turmidi membenarkan jika ada pembunuhan yang dilakukan seorang suami pada isterinya. Kondisi korban, memang ditemukan ada pembekakan ditenggorokan bekas cekikan. Namun, pihaknya masih memintakan visum ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat, untuk mengetahui apakah ada penganiayaan sebelum korban meninggal dunia. “Pelaku saat ini sudah tertangkap di Desa Buddi, Arjasa. Karena, setelah melakukan aksi pembunuhan, pelaku melarikan diri ke Desa Buddi, menggunakan perahu,” kata Turmidi, ketika dihubungi melalui telepon, Senin (03/08). Berdasarkan informasi yang ada, pembunuhan tersebut diduga kuat karena dasar cemburu. Sebab kehidupan pasangan suami isteri (pasutri) itu, sudah sering cekcok mulut yang diketahui tetangga dekatnya, sehingga, berujung pada maut. ( Nita, Esha )