News Room, Jum’at ( 20/05 ) Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, selama sepekan menyebabkan 2 akses jalan di Desa Jadung, Pragaan, rusak parah. Sesuai hasil kunjungan yang dilakukan anggota Komisi C DPRD Sumenep, bersama UPT PU. Bina Marga dan Kepala Desa Jadung, yang mengalami kerusakan adalah tanah seluas setengah hektar, ambles sedalam 15 centimeter. Dan, jembatan sepanjang 5 meter yang menghubungkan Desa Jadung dengan Desa Pakamban Daya, putus. Ketua Komisi C DPRD Sumenep, KH. Abd. Hamid Ali Munir, SH menjelaskan, rusaknya 2 akses jalan di Desa Jadung, Kecamatan Pragaan itu, murni disebabkan faktor alam. “Selama sepekan, daerah tersebut diguyur hujan lebat, sehingga tanahnya diperkirakan labil dan akhirnya ambles. Kami sudah lihat secara langsung kondisi tanah tersebut,”kata KH. Abd. Hamid, pada wartawan diruang Komisi C DPRD Sumenep, Jum’at (20/05). Selain itu, kata KH. Abd. Hamid, bencana alam didaerah Jadhung itu, juga menyebabkan jembatan putus. “Dengan rusaknya 2 akses jalan di Desa Jadung, kami akan berupaya melakukan perbaikan,”terangnya. Hamid juga mengemukakan, anggaran perbaikan 2 akses jalan itu, akan dianggarkan di PAK. “Namun, itu masih belum pasti. Karena, anggaran untuk perbaikan jalan sudah minim. Mudah-mudahan kami bisa menyisihkan,” ungkapnya. Sementara, Kepala Dinas PU. Bina Marga, Ir. H. M. Syahrial, MM mengaku belum mengetahui terkait amblesnya jalan dan putusnya jembatan di Desa Jadung, Kecamatan Pragaan. “Kami memang belum tau. Tapi, kami sudah menurunkan tim bagian pemeliharaan jalan dan jembatan, untuk meninjau langsung kelapangan. Jadi, kami masih belum mendapat laporan, dan tidak bisa menentukan tindakan apapun,”pungkasnya. ( Nita, Esha )