News Room, Jum’at ( 02/07 ) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep memprioritaskan pembangunan infrastruktur melalui dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) untuk 2 kegiatan fisik. Kepala Bidang Perkebunan Dishutbun Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto mengatakan, bentuk kegiatan infrastruktur dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau 2010, yakni pembangunan jalan usaha tani dan pembangunan embung air. Pembangunan jalan usaha tani tersebar di 13 Kecamatan dengan jumlah program sebanyak 36 paket, sedangkan pembangunan embung air tersebar di 8 Kecamatan dengan jumlah program sebanyak 18 paket. â€ÂMasing-masing Kecamatan yang mendapat program infrastruktur tersebut khusus untuk Kecamatan diwilayah daratan saja. Besaran dana untuk kegiatan pembangunan jalan usaha tani dan pembangunan embung air, masing-masing paket sebesar Rp. 50 juta,â€Âtegasnya. Bambang Heriyanto menyatakan, pembanguan jalan usaha tani dan embung air prioritsanya khusus daerah-daerah yang memproduksi tembakau. Terkiat dengan pekerjaan pembangunan infrastruktur tersebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada rekanan yang telah mememuhi kreteria dan persyaratan. Semenentara itu, pembangunan jalan usaha tani tersebar di Kecamatan Lenteng, Saronggi, Pragaan, Bluto, Ganding, Guluk-guluk, Pasongsongan, Rubaru, Ambunten, Batuputih, Gapura, Dasuk dan Kecamantan Manding, sedangkan pembangunan embung air di Kecamatan Bluto, Pragaan, Lenteng, Saronggi, Ambunten, Pasongsongan, Guluk-guluk dan Kecamatan Dasuk. ( Yasik, Esha )