Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-09-2008
  • 354 Kali

Dinas Kesehatan Propin Jatim Lakukan Sidak Mamin

News Room, Rabu ( 24/09 ) Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriyah pekan depan, Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep mempertajam sidak makanan dan minuman (mamin) di sejulah toko swalayan. Sidak kali ini berpusat diwilayah perkotaan, diantaranya di Toko Srikandi, El Malik, Surya Jaya dan Indo Mart. Ditemui disela-sela kegiatannya, Subdin Farmasi Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, Elisabeth mengatakan, hasil sidaknya di sejumlah swalayan menemukan makanan dan minuman yang tidak mengantongi ijin edar, termasuk yang telah kadaluarsa. Makanan dan minuman yang tidak memiliki ijin edar dari Departemen Kesehatan, mayoritas makanan kering jenis kue produksi home industri lokal, sedangkan yang kadalurasa antara lain susu jenis Dancow dan makanan kering satu asam. ”Banyak yang tidak berijin edar dan kebanyakan industri rumah tangga terpaksa ditarik untuk diamankan, dan kita akan memberi pembinaan, namun jika 3 kali tidak mengindahkan, akan mendapatkan tegoran dan peringatan,”ungkapnya. Elisabeth menyatakan, Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur menjelang Hari Raya Idul Fitri, memang menugaskan petugasnya menyebar di sejumlah daerah di Jawa Timur guna melakukan pengawasan makanan dan minuman. Ditempat yang sama Kasie Farmakmin Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Siti Diana Hariany mengungkapkan, makanan kering produk home industri lokal yang tidak mengantongi ijin, yakni kue kering melati, Alma cookies, jeruk, anita termasuk keripik singkong dan rengginang. Karena itu, pengusaha yang memproduksi makanan, agar mematuhi standart kesehatan tentang makanan, sehingga produksi terjamin bagi masyarakat yang mengkomsumsi. ”Kita harap produsen mematuhi himbauan Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BP-POM) dan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur untuk mengurus ijin-nya,”katanya. Menyinggung pembinaan Dinas Kesehatan bagi produsen makanan lokal, Siti Diana Hariany menambahkan, pihaknya telah memberikan pembinaan, baik melalui masing-masing Puskesmas dan instansinya, bahkan dalam setiap pembinaan juga menghadirkan nara sumber dari Disperindag dan Koperasi. ( Yasik, Esha )