News Room, Selasa ( 21/04 ) Dari 6.579 siswa peserta Ujian Nasional (Unas) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA), sebanyak 48 siswa tidak mengikuti Unas di hari pertama, Senin (20/04) kemarin. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, berdasarkan data, puluhan siswa yang tidak ikut Unas dihari pertama itu, diantaranya 28 siswa tanpa berita (keterangan), sakit 12 siswa, meninggal dunia 3 siswa, dan kawin sebanyak 5 siswa. Pihaknya memberikan kesempatan bagi siswa yang tidak mengikuti Unas untuk mengikuti ujian susulan, hanya saja, siswa yang berhak mengikuti Unas susulan bagi mereka yang sedang sakit. ’’Pasti ada Unas susulan bagi yang sakit dengan menunjukkan surat keterengan dokter, tapi bagi yang telah kawin, otomatis tidak bisa ikut Unas, sedangkan siswa yang tidak ikut Unas tanpa berita, perlu diselidiki terlebih dahulu apa alasan mereka tidak ikut Unas,†tegasnya. H. Moh. Rais menyatakan, pelaksanaan Unas susulan akan berlangsung 27 April hingga 1 Mei 2009, dan tahapan pelaksnaannya sama dengan Unas utama, dimana tetap mendapat pengawasan petugas ruangan dan petugas Polres Sumenep. Sedangkan tempat pelaksanaan Unas susulan akan berkoordiansi dengan Kepala Sekolah siswa yang bersangkutan, namun pihaknya menginginkan Unas susulan dipusatkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, agar lebih mudah pengawasan dan pemantauannya. ( Yasik, Esha )