Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2008
  • 522 Kali

Dinas Perhubungan Sumenep Bina ABK Dan Pemilik Kapal Laut

News Room, Kamis ( 28/08 ) Kecelakaan kapal di laut adalah suatu keadaan yang tidak diinginkan dan tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi. Oleh karenanya, faktor keselamatan harus benar-benar diperhatikan dan harus dipenuhi oleh pengusaha angkutan laut. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, yang diwakili Kepala Bidang Perhubungan Laut dan ASDP (Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan), Sumartono, S.Sos pada acara Pembinaan Anak Buah Kapal (ABK) dan Pemilik Kapal Laut, di Pendopo Kantor Kecamatan Gapura, Rabu pagi kemarin (27/08). Ditegaskannya pula, kepada seluruh ABK dan pemilik kapal untuk selalu berusaha mencegah atau mengurangi resiko terjadinya musibah atau kecelakaan di laut. Itu dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengguna jasa angkutan. “Semua itu bisa dilakukan dengan mengikuti aturan yang berlaku. Misal, jumlah muatan dan daya angkut barang, itu harus sesuai standar yang ada. Dengan demikian, paling tidak kita sudah waspada di awal,” tegas Sumartono. Di tempat yang sama, Camat Gapura, yang diwakili Sekretaris Kecamatan, Drs. Muzanni Zaidi mengharapkan, agar para ABK dan pemilik kapal dalam melakukan pelayaran, terlebih dahulu memperhatikan segala hal yang berhubungan dengan kesiapan perlengkapan dan kondisi kapal sebelum berlayar. Semua itu dilakukan untuk mewaspadai hal-hal yang tidak dinginkan. “Perhatikan juga faktor cuaca sebelum berlayar. Jangan nekat, sebab bisa membahayakan seluruh kru dan penumpang kapal. Upayakan persiapan maksimal dan itu penting,” kata Muzanni. Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Drs. Ec. H. M. Choyroni Argoto memaparkan, selain penegasan yang disampaikan di awal acara, pada semua peserta yang hadir dalam acara tersebut juga dibekali materi seputar keselamatan pelayaran, pengawasan kapal penangkap ikan, prakiraan cuaca dan iklim, serta tentnag asuransi Jasa Raharja. Semua itu menurut Choyroni bertujuan untuk memperluas wawasan pengetahuan para ABK dan pemilik kapal, demi meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan di laut ketika berlayar. ( JuP-14, Esha )