News Room, Jumat ( 09/03 ) Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sumenep memastikan daging sapi dan ayam di Pasar Anom Baru Kota Sumenep layak untuk dikomsumsi masyakarat, karena daging tersebut, selain tidak mengandung formalin, juga tidak berpenyakit. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Arief Rusdi, Jumat (09/03) mengatakan, setelah dilakukan uji laboratorium terhadap contoh daging sapi dan ayam dari sejumlah pedagang di Pasar Anom, memang daging yang dijual kondisinya sehat, dan tidak mengandung penyakit, sehingga aman dikomsumsi masyarakat. Penjualan daging sapi dan ayam yang beredar di Pasar Anom berasal dari ternak sapi dan ayam yang sehat, bahkan kondisi daging masih baru semuanya. Artinya, daging itu berasal dari ternak sapi dan ayam yang hidup dan baru dipotong. ”Kami memastikan daging sapi dan ayam yang dijual pedagang di Pasar Anom tersebut adalah daging yang benar-benar “ASU” artinya daging yang aman, sehat, utuh dan halal,”tegasnya. Arief Rusdi menyatakan, selain itu, daging sapi dan ayam yang beredar di Pasar Anom, murni daging ternak sapi dan ayam, karena tidak menemukan ada daging campuran dari hewan lain. Pihaknya berharap pedagang daging sapi dan ayam untuk menjaga kualitas dagingnya, demi kenyaman dan keamanan komsumen, sehingga pedagang jangan sampai menjual daging yang tidak layak komsumsi. ”Kami senantiasa menghimbau, agar pedagang daging sapi dan ayam untuk tidak menjual dagingnya yang mengandung formalin, termasuk menjual daging dari hewan ternak yang sehat tidak berpenyakit. Bahkan tidak mencampur daging dengan hewan yang lainnya,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )