Media Center, Kamis ( 20/04 ) Komitmen yang kuat dari negara dan pemerintah untuk mengurus kemiskinan menjadi simbol sekaligus spirit bagi rumah tangga miskin khususnya dan rakyat pada umumnya tentang kehadiran negara di tengah-tengah permasalahan yang dihadapi masyarakat. Salah satu upaya pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep dalam mewujudkan komitmennya dengan mengembangkan program Jalin Matra.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep, H. Ahmad Masuni, SE, M.Si, pada pembukaan Sosialisasi Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) Provinsi Jawa Timur tahun 2017 di Kabupaten Sumenep, bertempat di Aula Kantor Dinas PMD setempat, Kamis (20/04).
“Program Jalin Matra merupakan program yang didesain secara khusus dan inklusif bagi masyarakat yang belum beruntung secara ekonomi, sosial, budaya berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Program perlindungan sosial tahun 2011 dengan status 30 persen kesejahteraan terendah.
Dijelaskan, program Jalin Matra memiliki 3 kegiatan unggulan, yang secara spesifik berbeda dari segi sasaran, yakni program Jalin Matra bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan sasaran RTSM dengan status kesejahteraan 1-5 persen terendah, progam Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) dengan sasaran kepala rumah tangga perempuan dengan status kesejahteraan 1-10 persen dan program Jalin Matra Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan (PK2) dengan sasaran rumah tangga rentan miskin dengan status kesejahteraan 11-30 persen.
Dijelaskan pula, di tahun 2017 Pemprov Jatim memprogramkan Jalin Matra khusus untuk Kabupaten Sumenep, yakni Jalin Matra PFK dengan sasaran 28 Desa pada 6 Kecamatan dengan jumlah sasaran 905 RTS. Kemudian program Jalin Matra PK2 dengan sasaran 4 Desa di 4 Kecamatan.
“Melalui sosialisasi program Jalin Matra tahun 2017 ini diharapkan program tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.”tambahnya.
Sementara kegiatan sosialiasi Jalin Matra tersebut diikuti berbagai unsur, mulai pejabat di Dinas PMD Kabupaten Sumenep, Kepala Desa Lokasi Program serta para pendamping Program Jalin Matra. ( Ren, Esha )