Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-05-2009
  • 529 Kali

Dinas PU Cipta Karya Sumenep Gelar Sosialisasi PPIP

News Room, Kamis ( 28/05 ) Untuk menyamankan persepsi Program Pengembangan Infrastruktur Pedesaan (PPIP), Dinas PU Cipta Karya menggelar sosialisasi di Gedung Ki Hajar Dewantoro, Kamis (28/05). Pelaksanaan sosialisasi ini melibatkan Kepala Desa dan Ketua BPD serta perwakilan masyarakat yang mendapatkan alokasi dana program PPIP. Kepala Satuan Kerja Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Propinsi Jawa Timur, Aries Supriyanto mengatakan, pemerintah mengucurkan PPIP untuk mengurangi angka masyarakat miskin dengan pola program yang mengarah pada pembangunan infrastruktur Desa. Meski program PPIP pengendaliannya dilakukan Dinas PU Cipta Karya, namun sejatinya program tersebut merupakan bagian dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP). Aries Supriyanto menyatakan, PPIP sifatnya padat karya infrastuktur Desa yang muaranya untuk memberikan penghasilan bagi masyarkat miskin, sehingga Desa penerima tidak diperbolehkan mengubah program PPIP pada kegiatan yang lain. ”Ini merupakan keuntunganya, selain masyarakat miskin memperoleh upah dalam pekerjaan PPIP, di Desanya juga memperoleh pembangunan infrastruktur. Alhamdulillah, dari 13 Kabupaten di Jawa Timur, ternyata Kabupaten Sumenep merupakan satu-satunya di Madura yang menjadi sasaran PPIP,”tegasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang, Amir Fatah, ST menuturkan, pihaknya menjadualkan pelaksanaan PPIP di 20 Desa penerima, setelah semua Desa melakukan proses tahapan, seperti musyawarah Desa, pembentukan Kader Desa, dan Kelompok Masyarakat (Pokmas) serta membuat PJM dan RAB. Namun, pihaknya menargetkan semua Desa menuntaskan PPIP-nya pada akhir tahun ini. ”Kita optimis, bulan Desember 2009, program PPIP sudah selesai semua di 20 Desa, sebab semua Desa akan mengerjakan lebih awal dari jadwal,”tegsanya. Amir Fatah menambahkan, Desa penerima PPIP sebanyak 20 Desa yang tersebar di Kecamatan Batuputih, Dasuk, Lenteng, Dungkek, Batang-batang, dan Kecamatan Manding. Sedangkan alokasi bantuan dana untuk masing-masing Desa sebesar Rp. 250 juta yang sumber dananya dari APBN. ( Yasik, Esha )