News Room, Selasa ( 17/06 ) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep kembali melaksanakan kegiatan gerakan mencuci tangan dengan memakai sabun dari air yang mengalir di sejumlah sekolah, khususnya di Kecamatan Kota Sumenep. Kali ini, Selasa (17/06) kegiatan dilaksanakan di 2 Sekolah Dasar (SD), yakni SDN Pamolokan I, dan SDN Karangduak II Dalam sambutannya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Nurfitriana Busyro Karim mengajak anak-anak untuk menjadikan budaya hidup bersih dengan prilaku hidup sehat. Seperti halnya dengan melakukan cuci tangan dengan sabun dari air yang mengalir, sebelum makan, setelah makan, dan sebagainya. “Saya sangat mensupport kegiatan gerakan mencuci tangan dengan sabun seperti ini, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat ini menjadi kebiasaan sehari-hari,”ungkapnya. Karena itu, tegas isteri Bupati Sumenep ini, kegiatan ini harus terus dilakukan dan terus disosialisasikan kepada anak-anak sejak dini, agar menjadi generasi yang sehat dan cerdas di kemudain hari. Bahkan, dengan maraknnya perilaku penyimpangan akhir-akhir ini, Ny. Nurfitriyana mengingatkan kepada anak-anak untuk selalu menjaga diri dari ulah yang tidak menyenangkan. Segera menolak dan lari ketika ada orang yang berbuat tidak menyenangkan. Seperti halnya memegang 4 area pribadi, yakni area bibir, area dada, diantara kaki, dan area bokong belakang. Sementara Kepala SDN PAmolokan I, Ach. Sudarsono, M.Pd mengaku sangat merespon positif kegiatan PKK dan Dinas Kesehatan Sumenep ini, sehingga para guru dan siswa di sekolahnya akan lebih mengenang dan mengingat kegiatan gerakan cuci tangan dengan sabun tersebut, dan kegiatan ini bisa menjadi perilaku setiap hari. Hal yang sama juga diungkapkan Kepala SDN Karangduak II, Muh. Muhni, S.Pd jika kegiatan gerakan mencuci tangan dengan sabun akan menjadikan kebiasaan siswa-siswinya, baik di sekolah, di rumah, dan di masyarakat. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Fathoni, M.Kes kegiatan yang dilakukan tersebut untuk membudayakan mencuci tangan dengan memakai sabun yang dilaksanakan mulai dari anak-anak TK/RA, SD, SMP hingga SMA, sehingga budaya prilaku hidup bersih dan sehat ini terus berkelanjutan dan meluas ke masyarakat. ( Ren, Esha )