Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-02-2012
  • 362 Kali

Dinkes Lakukan Pengasapan Di 20 Titik Lokasi

News Room, Senin ( 20/02 ) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep melakukan pengasapan di sejumlah titik lokasi di Kecamatan daratan, yang terdeteksi ada masyarakat di kecamatan setempat menderita penyakit demam berdarah. Programer Demam Berdarah Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Busahemi, saat ditemui disela-sela kegiatan pengasapan (fogging) di Perumnas Giling Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep, Senin (20/02) mengatakan, pengasapan dilakukan sejak bulan Januari hingga Pebruari ini sebanyak 20 titik lokasi yang tersebar di Kecamatan wilayah daratan, diantaranya di Kecamatan Kota Sumenep, Saronggi, Bluto, Lenteng dan Kalianget. Pengasapan di setiap satu titik lokasi, tidak hanya rumah masyarakat yang terdeteksi menderita demam berdarah semata, namun pengasapan juga dilakukan untuk rumah yang berada di sekitar rumah penderita. ”Kami melakukan pengasapan di rumah penduduk jika di sekitar rumah penderita demam berdarah ada 3 orang tetangganya yang menderita penyakit panas. Selain itu dirumah penderita demam berdarah banyak jentik nyamuk demam berdarah serta ada 3 penderita demam berdarah di satu wilayah,”tegasnya. Busahemi menyatakan, rata-rata pengasapan rumah penduduk disetiap satu titik lokasi. dilakukan pada 150 rumah termasuk rumah penderita demam berdarah, sehingga total pengasapan yang dilaksanakan sampai saat ini di 20 titik lokasi tersebut mencapai 3.000 rumah. Pihaknya berharap meski telah dilakukan pengasapan di rumah penduduk untuk mencegah demam berdarah, masyarakat tetap menggalakkan kegitan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk menjaga kebersihan lingkungan. Karena, melalui gerakan PSN yang sangat efektif memberantas demam berdarah hingga jentik dan sarang nyamuk. ”Kalau pengasapan ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja, untuk itu kami minta masyarakat gemar melakukan PNS guna menjaga kebersihan lingkunganya,”tegasnya. Sementara dinas kesehatan kab mencatat penderita demam berdarah sejak bulan Januari hingga pertengan Pebruari 2012 sebanyak 70 orang, perinciannya, penderita bulan Januari sebanyak 54 orang, dan penderita bulan Pebruari sebanyak 16 orang. penderita demam berdarah tersebut berada di 41 Desa tersebar di 16 Kecamatan. ( Yasik, Esha )