Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-11-2014
  • 278 Kali

Dinkes Sumenep Bakal Sweeping Jamaah Haji Antisipasi MERS

News Room, Selasa ( 04/11 ) Kedatangan jamaah haji asal Sumenep dari Tanah Suci Mekkah, diwaspadai membawa virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Sebagai bentuk antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep akan melakukan sweeping terhadap para jamaah haji itu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Fatoni, M.Si menjelaskan, antisipasi yang akan diberlakukan dengan meluncurkan petugas Puskesmas mendatangi para jamaah haji. "Para petugas dari Puskesmas itu akan menanyakan kepada jamaah haji, apakah ada keluhan, seperti demam dan batuk berkepanjangan,"kata dr. Fatoni, Selasa (04/11). Sejak awal keberangkatan, pihaknya telah melakukan sosialisasi, agar para jamaah tidak dekat-dekat dengan peternakan unta, makan daging unta, maupun minum susu onta. "Arab Saudi ini kasus MERS-nya cukup tinggi. Kami sudah mewanti-wanti sejak awal, agar jamaah tidak dekat-dekat dengan unta,"terangnya. dr. Fatoni memaparkan, untuk check kesehatan para jamaah haji pasca kedatangan, dilakukan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. "Nanti hasil pemeriksaan kesehatan dari Surabaya itu akan dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Dari medical check up itu, akan terlihat, jamaah mana yang sakit, gejalanya seperti apa, dan perlu penanganan khusus atau tidak,"ungkapnya. Namun ia bersyukur, sampai saat ini belum ada laporan jamaah haji asal Sumenep yang sakit. Jamaah haji Sumenep tercatat sebanyak 534 orang, tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 62 dan 64. Untuk kloter 62, seluruhnya merupakan jamaah haji Sumenep sebanyak 445 orang. Sedangkan untuk kloter 64, merupakan gabungan jamaah haji asal Sumenep, Pamekasan, dan Surabaya. Untuk jamaah haji asal Sumenep yang tergabung dalam kloter 64 sebanyak 89 orang. ( Nita, Esha )