News Room, Selasa ( 03/08 ) Temuan sebuah gua di Desa Kebun Agung yang lokasinya dekat dengan Asta Tinggi oleh masyarakat setempat, mendpat respon dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep. Terbukti, ketika ada pengaduan dari masyarakat, Kepala Disbudparpora, Drs. Ec. H. Moh. Nasir, MM turun langsung melihat temuan warga tersebut. Kepala Disbudparpora Kabupaten Sumenep kepada News Room mengungkapkan, pada intinya Pemerintah Kabupaten Sumenep akan selalu merespon keinginan masyarakat, utamanya yang terkait dengan kekayaan obyek wisata di Sumenep. Hal tersebut untuk menambah obyek daya tarik wisata (ODTW) baru yang dimiliki Kabupaten Sumenep. â€Ketika kami lihat gua temuan warga tersebut rupanya cukup bagus, dan hampir sama dengan gua keramik yang ada di Desa Pamolokan, hanya saja, di Kebunagung itu, lobang guanya berada ditepi jalan,â€ujarnya. Karena itu tegas H. Nasir, hal tersebut memerlukan pengamanan untuk dapat melintasi atas gua, karena khawatir ketika ada pengunjung yang lewat, malah masuk kedalam lobang gua tersebut. H. Nasir berharap, jika masyarakat berkeinginan untuk mengembangkan gua tersebut sebagai tempat wisata, perlu dilakukan koordinasi semua pihak, terutama kepedulian dari masyarakat setempat. Jika masyarakat sudah sepakat untuk mengembangkan gua tersebut sebagai tepat wisata, pihaknya tetap akan merespon dan menfasilitasi. Bahkan, jika perlu masyarakat mengemas terlebih dahulu gua tersebut sedemikian rupa serta memanfaatkan potensi yang ada di sekitar Kantor KPUD Sumenep. â€Misalnya sebagai tempat parkir bagi pengunjung wisata ke Asta Tinggi, sehingga juga dapat menikmati wisata gua tersebut, dan tidak perlu bus naik keatas hingga ke Asta Tinggi yang sebenarnya sangat rawan, karena tanjakannya sangat tajam, disamping nilai kesakralannya juga hilang,â€pungkasnya. ( Ren, Esha )