News Room, Rabu ( 02/11 ) Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, memastikan hewan kurban yang diperjual belikan aman dari penyakit antraks dan cacing hati. Kepada Bidang Kesehatan Dewan Dinas Peternakan Sumenep, Achmad Kamarul Alam menjelaskan, hasil pantauan dan pemeriksaan terhadap hewan kurban, diketahui semuanya masih aman dari penyakit. “Hingga sekarang, pemeriksaan yang kami lakukan, hewan kurban diwilayah daratan Sumenep aman-aman saja dari penyakit berbahaya,”kata Kamarul, di kantor Dinas Peternakan Sumenep, Rabu (02/11). Oleh karena itu, kata Kamarul, warga Sumenep tidak perlum khawatir terhadap hewan kurban. “Kami pastikan, hewan kurban di daratan bebas penyakit. Jangan khawatir, pemeriksaan dan pemantauan akan terus kami lakukan hingga penyembelihan hewan kurban nanti,”terangnya. Kamarul mengemukakan, pihaknya telah membagi beberapa tim, guna memantau hewan kurban, mulai penjualan sampai penyembelihan. “Hanya saja, pemantauan ketika penyembelihan terpusat di seputar Kecamatan Kota Sumenep. Ini dikarenakan keterbatasan personil. Sedangkan, untuk ditingkat Desa, pemantauan penyembelihan hewan kurban diserahkan sepenuhnya pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Peternakan,”ungkapnya. Sementara, banyaknya kambing yang mati mendadak di wilayah Kepulauan Sumenep, menurut Kamarul, sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukannya kemarin, murni karena pengaruh cuaca dan kekurangan pakan. “Jadi, matinya kambing di kepulauan itu, bukan disebabkan penyakit, tapi akibat pengaruh cuaca dan kekurangan pakan. Kami sudah turun ke kepulauan tersebut. Cuma, jumlahnya masih kami rekap,”pungkasnya. ( Nita, Esha )