Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-11-2008
  • 457 Kali

Disnaker Himbau TKI Sumenep Berangkat Melalui Jalur Resmi

News Room, Kamis ( 20/11 ) Pemulangan TKI ilegal secara paksa asal Kabupaten Sumenep dari Negeri Jiran Malaysia, hingga bulan ini terus bergulir. Hari Kamis dini hari (20/11), sebanyak 15 TKI ilegal tiba di pelabuhan Kalianget. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, Drs. H. Madani, M.Si menyatakan, dengan kondisi ini pihaknya akan mendapatkan bantuan APBD Kabupaten Sumenep. Selanjutnya disalurkan kepada masing-masing TKI, yaitu sebesar Rp. 100.000,00, dengan catatan mereka bisa menunjukkan bukti, bahwa benar-benar sebagai TKI ilegal. H. Madani juga menjelaskan, TKI ilegal yang tiba minggu ini telah mendapat pembinaan dari Diskaner dan perwakilan PJTKI, dengan harapan mereka tidak lagi berangkat mencari pekerjaan diluar negeri, kecuali melalui jalur resmi. ”Kita undang PJKTI agar menjelaskan beberapa programnya. Tampaknya, mereka tidak tahu kalau di Kabupaten Sumenep sudah ada perusahaan yang bisa memberangkatkan tenaga kerja ke luar negeri,”tegasnya. H. Madani menyatakan, TKI ilegal asal Kabupaten Sumenep mayoritas berasal dari kepulauan Kangean, yang berangkat melalui tekong. Mereka bekerja di Malaysia sebagai kuli bangunan. Pihaknya memperkirakan, pemulangan TKI ilegal akan terus berlanjut. Sebab, berdasarkan informasi di sejumlah media massa, jumlah TKI Ilegal asal pulau Madura di Malaysia mencapai 20.000 orang. ( Yasik, Adjie )