News Room, Jum’at ( 18/02 ) Pengaruh iklim anomali yang sangat berdampak buruk bagi kelangsungan tanaman pangan di Sumenep, membuat Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) gencar memberi arahan pada petani supaya menanam produk unggulan. Kepala Disperta Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto menjelaskan, ada 3 produk unggulan yang ditawarkan pada petani, yakni barang merah, pisang raja dan jagung unggul lokal. “Sebenarnya, 3 produk unggulan itu sudah lama dijelaskan pada petani, supaya menanamnya sebagai tanaman alternatif selain tembakau. Tapi, karena tembakau masih dijadikan tanaman emas, produk unggulan dikesampingkan,”katanya. Untuk melancarkan penanaman produk unggulan itu, kata Bambang, pihaknya akan turun kebawah dengan mendatangi petani, guna menanyakan tanaman kesukaannya. “Kami akan turba, untuk mencari masukan-masukan mengenai benih apa yang disukai para petani. Tapi, kami akan tetap memprioritaskan 3 program unggulan tersebut, termasuk produk unggulan lokal. Ini sesuai petunjuk bapak Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si,”ungkapnya. ( Nita, Esha )