Sumenep Kominfo News Room : Komisi B meminta kepada Depot Logistik (Dolog) untuk melakukan operasi pasar, terkait melonjaknya harga beras yang meresahkan masyarakat. Ketua Komisi B DPRD Sumenep, KH. Unais Ali Hisyam menuturkan, Dolog bersama instansi terkait semestinya melakukan operasi, mengingat harga beras akhir-akhir ini merangkak naik. Bahkan seharusnya instansi terkiat bersama Dolog menjadi regulator, sehingga harga beras stabil. KH. Unais Ali Hisyam mengharapkan, Dolog menditribusikan beras ke pasaran sesuai dengan fungsinya ketika terjadi lonjakan harga, sehingga keberadaannya tidak terkesan hanya menjadi gudang penyimpanan beras raskin saja. Sementara itu Kepala Dolog Sumenep, Nityo Nugroho mengatakan, Dolog baru akan melakukan operasi pasar jika harga beras medium di pasar mencapai Rp.4.500,00 lebih. Saat ini harga beras medium di pasaran masih dibawah Rp. 4.500,00 disamping itu pihaknya akan melakukan operasi pasar apabila ada permintaan Disperindag setempat atau perintah dari Kepala Dolog Jawa timur. Sebagai upaya menstabilkan harga beras di pasaran, yakni dengan mendistribusikan beras raskin secepatnya kepada amsyarakat penerima, karena salah satu penyebab melonjaknya harga beras itu adalah masalah jatah raskin yang belum didistribusikan. Karena itu Nityo Nugroho menambahkan, akan menyalurkan jatah raskin bulan Januari tahun depan, pada bulan ini pihaknya berharap Kepala Desa untuk segera memproses pengambilan jatah beras raskin yang belum ditebus. ( Yasik,Ong,Esha )