News Room, Jumat ( 17/02 ) Gara-gara sepeda motor disenggol Mobil Penumpang Umum (MPU), 2 oknum anggota TNI-AD Kodim 0827 Sumenep, berpangkat Sertu berinisial S dan Serma berinisial A, tega menganiaya sopir MPU, Syamsul Arifin, warga Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget. Akibatnya, korban mengalami luka robek dibagian hidung dan terpaksa menjalani perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Sumenep. Peristiwa pemukulan tersebut berawal saat korban yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot, Jumat (17/02) pagi, seperti biasa membawa penumpang dari arah Kota menuju Kalianget. Setibanya di pertigaan Jalan KH. Mansyur, dari arah berlawanan tepatnya ruas Jalan Lontar, melaju 2 oknum tentara itu mengendarai sepeda motor. Menurut Syamsul, selaku korban, ketika berpapasan dan akan berbelok dipertigaan itulah tanpa sengaja motor yang dikendarai anggota TNI tersenggol body samping MPU yang dikemudikannya. “Kejadian itu langsung membuat kita berhenti mendadak, dan anggota TNI itu marah sambil turun menghampiri saya. Tapi, tanpa berkata-kata tiba-tiba mereka memukul saya sebanyak 4 kali di bagian wajah hingga menyebabkan luka robek di bagian bawah hidung,”katanya Beruntung saat kejadian, 2 petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep, melintas di lokasi dan langsung melerai. Sopir angkot kemudian dibawa ke rumah sakit setempat, sedangkan 2 oknum anggota TNI-AD itu langsung kabur. Korban pemukulan akhirnya divisum dan dimintai keterangan sebagai korban oleh Datasemen Polisi Militer V, 4 Sub Polisi Militer IV-3. Sementara, kedua oknum tentara yang menjadi pelaku pemukulan diperiksa oleh Polisi Militer, untuk keterangan lebih lanjut. Mobil MPU milik Syamsul Arifin diamankan di Unit Laka Lantas Mapolres Sumenep, sebagai barang bukti kasus kecelakaan. Sementara, Komandan Kodim 0827, Letnan Kolonel Infantri Totok Sulistiyono, belum bisa memberikan keterangan terkait kasus tersebut, karena sedang berada di Bandung, Jawa Barat, melanjutkan pendidikan. ( Nita, Esha )