News Room, Selasa ( 02/06 ) Kapal Motor (KM) Mandiri Nusantara milik PT Prima Vista, yang terbakar di sebelah timur Pulau Keramian, Kecamatan/Pulau Masalembu, akhirnya ditarik dari Perairan Masalembu, dengan menggunakan tiga kapal, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Ketiga kapal yang menarik KM Mandiri Nusantara, yakni KMP Adi Swadarma II, "tug boat" (TB) Anugerah, dan KMP Mitra Anugerah I. Kepala Kantor Pelabuhan Masalembu, Syaiful Horry, mengatakan, saat ini, KM Mandiri Nusantara sudah berada dalam perjalanan ke Surabaya, pada posisi sekitar 60 mil dari Pulau Masalembu. “KM Mandiri Nusantara diperkirakan baru tiba di Surabaya pada hari Rabu (03/06), karena kapal tidak bisa melaju dengan cepat,†terang Syaiful, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (02/06). Syaiful menjelaskan, untuk sisa kebakaran di KM Mandiri Nusantara sudah berhasil dipadamkam secara menyeluruh. Sejumlah titik api yang masih berkobar di KM. Mandiri Nusantara pada hari Senin (01/06) kemarin sudah bisa dipadamkan, setelah KMP Adi Swadarma II ikut membantu memadamkan api. “Karena dinyatakan api sudah padam, KM Mandiri Nusantara diputuskan dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya,†ujarnya menambahkan. Sebelumnya, KM Mandiri Nusantara berangkat dari Dermaga Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tujuan Balikpapan, Jumat (29/05) malam. Namun, pada hari Sabtu (30/05), sekitar pukul 14.00 Wib, ketika melintas di Perairan Keramaian, Kecamatan/Pulau Masalembu Sumenep dan timur laut Pulau Bawean, Jawa Timur, kapal tersebut terbakar. Sebanyak 287 penumpang kapal nahas itu berhasil dievakuasi kapal kargo Timur Galaxi setelah menceburkan diri ke laut dengan membawa pelampung sendiri-sendiri. Saat itu, jarak KM Mandiri Nusantara dengan Timur Galaxi sekitar 200 meter. Sebagian penumpang ada yang dipindahkan TB ke Timur Galaxi dan sebagian lainnya berenang. Namun, dari 29 ABK, sebanyak 24 berhasil diangkut kapal kargo Timur Galaxi untuk dievakuasi ke Surabaya, sedang lima lainnya hilang. ( Nita, Esha )