News Room, Rabu ( 16/11 ) Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) tahun 2011 yang dilaksnakan di Kecamatan Kota dan Kalianget hingga saat ini sudah dalam pelaksanaan realisasi anggaran Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) II, bahkan sebagian Desa dan Kelurahan sudah ada yang hampir rampung pelaksanaannya. Karena itu, Dinas PU. Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep sebagai Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Infrastruktur Perkotaan (PIP) Kabupaten Sumenep, melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan 2011 di Aula Pertemuan kantor setempat, Rabu (16/11). Ketua Kelompok Belajar Perkotaan (KBP) PNPM-MP Kabupaten Sumenep, Benny Irawan melalui evaluasi terhadap program pemberdayaan masyarakat di perkotaan tersebut akan dapat diketahui sejauhmana pelaksanaan program yang dilaksanakan secara swadaya masyarakat tersebut. “Kami lakukan evaluasi terhadap kinerja, penyerapan dan pemanfaatan dana PNPM-MP tersebut, sejauhmana dapat menyentuh masyarakat ditingkatan paling bawah,”ujarnya. Sesuai tujuan program pemberdayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Tridaya, yakni bidang lingkungan, sosial dan ekonomi. Sehingga, program pemberdayaan dapat betul-betul dirasakan dan dinikmati masyarakat. Disamping itu tegas Benny, untuk mengurangi pelaksanaan yang kurang tepat sasaran sehingga dari hasil monitoring maupun audit internal maupun eksternal tidak ditemukan adanya kegiatan yang kurang tepat sasaran, kurangnya volume lingkungan yang dibangun dan dalam pengadminitrasian tidak memenuhi persyaratan. Ditambahkan, dari hasil pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan tahun-tahun sebelumnya yang sudah bagus agar terus ditingkatkan. Baik dari sisi pengelolaan, pemberdayaan masyarakat hingga pada pemanfaatannya. “Karena itu, untuk Desa dan Keluarahan yang belum menyelesaiakan pelaskanaan PNPM Madniri Perkotaan 2011 dapat segera direalisasikan, sehingga berbagai program pembardayaan dapat kembali turun ke Sumenep,”pungkasnya. ( Ren, Esha )