News Room, Jumat ( 01/10 ) Pelaksanaan program Community Development (CD) dari Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) yang beroperasi di Kabupaten Sumenep, selalu dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan realisasi program CD tersebut. Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si kepada sejumlah wartawan mengakui dari 2 perusahaan Migas yang beroperasi di Kabupaten Sumenep, yakni PT. Santos dan PT. Kangean Energi Indonesia (KEI) dalam melaksanakan program CD selalu dipantau, sejauhmana komitmennya dalam merealisasikan program CD tersebut. “Kita akui selama ini PT. Santos yang tertib melaksanakan program CD, sedangkan PT. KEI sering kurang tertib, makanya kita buat surat tegoran sejauhmana pelaksanaan program CD yang dilaksanakan.”ungkapnya. Bahkan, diakui mantan Kepala Bappeda Sumenep ini, disamping tertib dalam pelaksanaan program CD PT. Santos langsung dilaksanakan oleh masyarakat karena dananya langsung masuk melalui rekening Pokmas. Dengan dana CD sekitar Rp. 1,5 milyar, saat ini sedangan dalam pelaksanaan kegiatan dan tidak ada masalah, karena pelaksanaan kegiatan dan pengawasannya langsung dilakukan oleh masyarakat sendiri. Sedangkan PT. KEI diaksanakan sendiri dan diawasai oleh konsultan yang ditunjuk PT. KEI sendiri. Bahkan, menurut laporan hingga saat ini masih terealisasi sekitar 70 persen dari dana CD sekitar Rp. 2 milyar untuk program penerangan listrik di sekitar Pulau Goa-Goa dan Tonduk di Kecamatan Raas. “Ini masih akan dilakukan peninjauan kesana, sejauhmana pelaksaanaan program CD yang dilakukan PT. KEI hingga saat ini.”pungkasnya. ( Ren, Fer )