Sumenep-Kominfo News Room : Forum Komunikasi Keluarga Alumni dan Mahasiswa Madura Malang (Forkam) bekerja sama dengan Pondok Pesantren se Madura menggelar Seminar Pengembangan Perekonomian Pondok Pesantren di Aula Ponpes At-Taufiqiyah Desa Aeng Bajaraja Kecamatan Bluto, Sabtu pagi (16/06). Tujuan kegiatan tersebut untuk membangun profesionalisme pengembangan ekonomi Pesantren dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam sambutannya tertulisnya yang disampaikan Camat Bluto, Drs. Moh Taufik, MM mengatakan, acara seminar ini merupakan kegiatan yang sangat penting dan memiliki nilai positif dalam menajamkan komitmen Pondok Pesantren termasuk segenap komponen masyarakat, sebab Pondok Pesantren itu memiliki tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya, apalagi masyarakat Madura dikenal sebagai masyarakat yang agamis. Bupati berharap, dengan tekad dan komitemen antara pemerintah daerah dengan komponen masyarakat dan stakecholder, bahkan Pondok Pesantren dapat mengemban amanah pembangunan, utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ditempat yang sama, Presiden Direktur PT. KML, M. Najib melalui Taufan Budiyanto dan KH. Mahmud Ali Zain Direktur BMT-UGT Sidogiri dan Ketua RMI-NU menegaskan, dalam profesionlisme pengembangan ekonomi, pesantren hendaknya memegang prinsip kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, sehingga nantinya mampu melakukan teroboson untuk mendapatkan kepercayaan ummat. Untuk itu Pondok Pesantren harus mampu melakukan dan meniru bisnis orang lain, meminjam modal orang lain dan mempergunakan tenaga orang lain. ( Mur, Esha )