News Room, Selasa ( 23/10 ) Melalui kegiatan Forum Kerjasama Mini Market/Swalayan dan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sumenep, diharapkan dapat lebih meningkatkan usaha masyarakat khususnya usaha kecil dan menengah serta mengembangkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep yang lebih baik. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si ketika memberikan sambutan pada pembukaan Forum Kerjasama Mini Market/Swalayan dan UMKM Kabupaten Sumenep di Aula Hotel C1 Sumenep, Selasa (23/10). “Kita harapkan memlalui Forum ini akan semakin meingkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep kedepan lebih baik.”ujarnya. Sebab, diakui Sekdakab Sumenep ini dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep sudah menunjukkan kenaikan angka yang bagus. Yakni pada tahun 2009 mencapai 5,6 pada tahun 2010 mencapai 6,2 pada Tahun 2011 naik 6,3 dan 2012 sudah mencapai 6,3 dan masih berjalan. Dan target tahun 2012 mendatng 6,5. Diakui, banyak faktor yang bisa mendorong pertumbuhan dan peningkatan ekonomi sehingga mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah. Dan salah satu faktor tertinggi di Kabupaten Sumenep di dominasi Pertanian yang mencapai 48,35 persen. Sedangkan faktor kedua di sektor perdangangan yang mencapai 21,13 persen. Karena itu perlu terus digenjot berbagai sektor usaha UMKM di Sumenep dengan upaya melakukan kerjasama dengan pengusaha mini market/swalayan yang ada. yang salah satu caranya dengan melakukan pengemasan terhadap hasil produk UMKM, sehingga memiliki pangsa paar yang tinggi di toko-toko dan swalayan. “Sebab, salah satu kendala kurang diminatinya maupun rendahnya daya jual produk UMKM karena cara kemasannya yang kurang bagus dan menyajiannya yang belum baik,”tambahnya. Sementara Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Sumenep, Drs. H. Syaiful Bahri, M.Si mengungkapkan tujuan forum kerjasama mini market/swalayan dengan UMKM di Sumenep salah satunya untuk mendoring dan membantu pengembangkan jaringan pemasaran produk UMKM, serta membantu membangun kemitraan dengan pengusaha modern, seperti mini market/swalayan. “Semoga melalui forum Komonikasi tersebut betul-betul mampu mencarikan solusi bagaimana produk-produk tradisional yang banyak dimiliki di Kabupaten Sumenep bisa diterima di pasar modern dan sebagainya,”tambahnya. ( Ren, Esha )