Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-05-2009
  • 578 Kali

Gedung Sekolah Rusak Capai 300 Lokasi

News Room, Kamis ( 14/05 ) Masih banyaknya gedung sekolah yang rusak di sejumlah daerah di Jawa Timur, salah satunya di Kabupaten Sumenep, patut dipertanyakan kinerja Gubernur Jawa Timur, yakni pasangan KarSa (Soekarwo-Syaifullah Yusuf). Hingga saat ini, lembaga sekolah yang rusak di Sumenep mencapai 300 gedung, baik rusak ringan maupun rusak berat. Akibatnya, para peserta didik harus melangsungkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di luar kelas atau di rumah-rumah warga. Bahkan, ada yang rela belajar di teras rumah warga yang kondisinya tidak nyaman untuk KBM siswa. Bahkan, masih banyak lahan yang diatasnya dibangun gedung sekolah menjadi sengketa dengan warga, sehingga tak ayal jika banyak aksi penyegelan gedung. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, gedung sekolah yang rusak mayoritas gedung sekolah dasar (SD) yang dibangun sekitar tahun 1974 atau melalui program Instruksi Presiden (Inpres). “Untuk tahun ini yang direncanakan untuk diperbaiki sebanyak 114 lembaga, 90 lembaga diantaranya rusak berat dan 40 lembaga rusak ringan,”katanya. H. Moh. Rais menjelaskan, dana yang dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memperbaiki gedung tersebut sebesar Rp. 24 milyar. Dana tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan terutama di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tersebar di 27 kecamatan darat dan pulau. ( Nita, Esha )