Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-10-2010
  • 1033 Kali

Gelombang Diatas 3 Meter, Nelayan Kepulauan Tak Melaut

News Room, Senin ( 04/10 ) Tingginya gelombang laut di perairan wilayah Kepulauan Sumenep, yang mencapai diatas 3 meter, menyebabkan para nelayan terpaksa menambatkan perahunya. Salah seorang anggota DPRD Sumenep asal Pulau Sapeken, Dulsiam, menjelaskan, sebagian besar mata pencaharian masyarakat kepulauan itu sebagai nelayan. “Karena cuaca buruk, saat ini para nelayan memilih tak melaut dan hanya berdiam diri di rumah. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari harus mencari pinjaman uang, akibatnya mereka kini menghadapi krisis pangan,” kata Dulsiam, pada wartawan dikantor DPRD Sumenep, Senin (04/10). Dengan kondisi ombak yang tinggi itu, kata Dulsiam, warga pun mulai kesulitan untuk membeli kebutuhan pokok. “Sekarang, warga mulai kehabisan beras. Sebab, sembako untuk kebutuhan masyarakat Pulau Sapeken harus dibeli ke Banyuwangi atau ke daratan Sumenep. Padahal, cuaca laut tidak memungkinkan untuk dilalui. Akibatnya, makanan seadanya berupa gaplek pun terpaksa dimakan,”terangnya. Dulsiam mengungkapkan, kondisi ini dihadapi para nelayan setelah cuaca laut tidak bersahabat sejak 2 pekan terakhir. “Diperkirakan kondisi tersebut akan berlangsung hingga 3 pekan kedepan. Bahkan, bisa mencapai 1 bulan. Untuk itu, masyarakat kepulauan saatnya diberi suplai makanan, supaya tidak ada yang kelaparan,”ujarnya. Masyarakat yang kondisinya sangat parah berada di Pulau Sakala, Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecil, Sepanjang, Sadulang Besar dan Pulau Sadulang Kecil, semuanya bernaung dibawah Kecamatan Sapeken. Sementara, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Sumenep, Syamsul Arifin, membenarkan, jika gelombang dilaut tinggi. “Ketinggian ombak di perairan Kepulauan Sumenep antara 1 hingga 3 meter. Kondisi ini sangat tidak baik bagi para nelayan, apalagi kecepatan angin yang relatif tinggi antara 5 hingga 35 kilometer perjam,”ungkapnya. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada para nelayan, sebaiknya tidak melaut, sambil menunggu situasi laut kembali normal.( Nita, Esha )