News Room, Selasa ( 14/04 ) Perubahan sistem latihan untuk para atlet catur Sumenep dari cara manual ke sistem latihan menggunakan perangkat IT (Ilmu Teknologi), memiliki dampak yang sangat baik. Hal itu mulai dirasakan pelatih catur dari Percasi Sumenep, Deny Fahrurrazi.
Menurut pria yang masih lajang ini, dengan menggunakan perangkat IT, para atlet berlatih lebih serius dibanding sebelumnya. “Para atlet harus benar-benar serius, dan mengerahkan semua kemampuan, karena yang dihadapi itu komputer bukan lawan main yang seperti biasanya,”kata Deny pada News Room, Selasa (14/04).
Deny menceritakan hasil amatannya selama ini, saat masih menggunakan pola latihan biasa, para atlet disebutnya kurang serius. Itu terlihat dari cara mainnya yang kurang teliti, dan terkesan asal-asalan.
“Ya, mungkin disebabkan bosan dengan pola latihan lama. Juga dimungkinkan karena kurangnya tantangan,”tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, bahwa Catur berhasil lolos dalam proses penyaringan para peserta untuk masuk kualifikasi sebagai peserta Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) V Jatim, atau Pra Porprov. Untuk Kabupaten Sumenep ada 5 Cabang Olahraga (Cabor) yang harus mengikuti Pra Porprov, yakni Basket, Catur, Volly, Futsal, dan Pencak Silat. Hingga saat ini hanya Catur dan Volly yang berhasil lolos kualifikasi, sekaligus berhak mengikuti Porprov V di Banyuwangi bulan Juni 2015 mendatang.
Sementara Basket dan Futsal gagal lolos. Sedangkan Pencak Silat masih dijadwalkan ikut Pra Porprov di minggu IV bulan ini. ( Farhan, Esha )