News Room, Jum’at ( 16/01 ) Kekhawatiran berbagai kalangan terkait standart nilai pelulusan 5,25 untuk siswa SMP dan SMA tahun 2009 ini, diharapkan tidak berlebihan. Sebab, jika dilihat dengan cermat, standart kelulusan yang dikeluarkan melalui Permen Diknas Nomor 78 tahun 2008 tentang Ujian Nasional tingkat SMP/MTs/SMPLB dan SMPLA justeru akan memberikan peluang bagi siswa. Misalnya bagi siswa yang memiliki keunggulan di salah satu bidang mata pelajaran yang di UN-kan bisa mendongkrak nilai mata pelajaran lainnya yang di bawah standart. Tidak seperti sebelumnya yang harus memiliki standart nilai diatas minimal dari semua mata pelajaran yang di UN-kan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si menanggapi sinyalemen masyarakat yang resah dengan naiknya nilai standar nasional UN, disamping juga tetap harus terus dilakukan persiapan mental siswa, agar tidak terlalu panik dalam mengikuti UN. Sementara dari hasil evaluasi kesiapan sekolah sendiri tegas H. Moh. Rais, secara umum semua sekolah di tingkat SMP dan SMA, baik negeri maupun swasta sudah mempersiapkan di masing-masing sekolah, salah satunya dengan memberikan bimbingan khusus (Binsus) maupun tambahan waktu pembelajarannya. “Kita sudah melakukan berbagai langkah-langkah, seperti sosialisasi yang kemudian juga ditindak lanjuti oleh masing-masing sekolah kepada semua komponen guru yang ada untuk persiapan pelaksanaan UN yang akan dilaksanakan bulan April mendatang 2009,â€Âujar H. Moh. Rais. Bahkan tegas H. Moh. Rais, kesiapan sekolah dalam pelaksanaan UN nanti juga disosialisasikan kepada orang tua siswa melalui sekolah masing-masing, agar juga mensupport pelaksanaan UN bagi putra-putrinya. Sebab, meskipun penambahan nilai standar UN tidak terlalu memberatkan, pengawasan akan tetap dilakukan sebagaimana mestinya, sehingga tidak terjadi kebocoran dan sebagainya agar kwalitas pendidikan di Sumenep tetap terjaga. ( Ren, Esha )