Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-09-2013
  • 474 Kali

Hamil Muda, 2 JCH Asal Sumenep Ditunda Berangkat Ke Tanah Suci

News Room, Senin ( 30/09 ) Sebanyak 2 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Sumenep, yang masuk Kelompok Terbang (Kloter) 32, terpaksa ditunda berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji, karena ketahuan sedang hamil muda. Kedua JCH itu, merupakan suami-istri, yakni Indriyani binti H. Abd. Rahem (29), bersama pendampingnya Masyhuri Muntaha Irsyad, warga Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Kasi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Jono Hadi menjelaskan, sebenarnya kondisi Indriyani itu sehat (tidak ada masalah), hanya saja, ketika diperiksa kesehatan oleh tim medis dari Tanjung Perak, Surabaya, pada Rabu (25/09) malam, di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, yang bersangkutan diketahui sedang hamil muda. “Saat ditanya, Indriyani mengaku kalau selama 5 minggu tidak datang bulan (haid). Akhirnya divonis hamil muda. Karena, pertimbangan kesehatan ibu hamil muda, maka tim kesehatan Tanjung Perak, Surabaya, langsung merekomendasikan yang bersangkutan bersama pendampingnya untuk ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci Mekkah,”kata H. Jono, di Sumenep, Senin (30/09). Dengan memperhatikan rekomendasi itu, lanjut H. Jono, keduanya dipulangkan ke Sumenep, sambil menunggu jadwal pemberangkatan selanjutnya. Sebab perkembangan terkini, Indriyani sudah memegang haid sejak Jumat (27/09) kemarin. “Sudah 4 hari ini, dia (Indriyani, Red) sedang datang bulan. Kemungkinan 2 hingga 3 hari lagi akan selesai, dan akan diperiksakan kembali ke tim kesehatan. Kalau dinyatakan sehat, maka suami-istri itu akan kami antar ke Surabaya untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah, dengan diikutkan kloter dari daerah lain. Sangat memungkinkan mereka berangkat, karena jadwal pemberangkatan terakhir pada 7 Oktober nanti,”terangnya. Ia mengungkapkan, untuk kesehatan para JCH asal Sumenep yang sudah berada di Mekkah, dalam kondisi sehat. Meskipun ada yang sakit, namun dalam keadaan wajar-wajar saja. “Untuk JCH Kloter 32, semua sehat. Ada yang sakit, seperti batuk dan pilek, sehingga bisa diatasi. Sedangkan untuk Kloter 33, ada satu yang harus ditangani oleh tim medis. Itu karena faktor usia,”ungkapnya. Jumlah JCH asal Sumenep, yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah tahun 2013, sebanyak 687 orang. Mereka berangkat dari Sumenep, pada tanggal 25 September kemarin, dan dijadwalkan kepulangan jemaah haji itu, pada tanggal 6 Nopember 2013. ( Nita, Esha )