News Room, Rabu ( 23/04 ) Setelah mendapat respon Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si. terkait pemberhentian 5 siswa SMK Negeri 1 Kalianget, yang dituduh mencuri produk perusahan ketika mengikuti praktek kerja industri (Prakerin) di Pandaan Pasuruan, langsung di respon pihak sekolah dengan mengundang 5 siswa yang bersangkutan untuk kembali sekolah. Kepala SMK Negeri 1 Kalianget, Drs. Syaiful Rahman mengaku segera melaksanakan instruksi Bupati, sehari setelah dirinya dipanggil Bupati. Hanya saja dari 5 siswa tersebut hanya 1 siswa yang bersedia masuk kembali di sekolahnya. “Sebab informasi yang kami diterima, sejumlah siswa tersebut sudah ada yang pindah ke lembaga lain,”ungkapnya. Syaiful menambahkan, kedepan pihaknya akan lebih memaksimalkan dalam memberikan bimbingan kepada siswa yang akan mengikuti Prakering. Jika sebelumnya bimbingan yang dilakukan sebelum pemberangkatan, dipertengahan dan ketika akan kembali dari Prakering, namun kedepan bimbingan akan ditambah. Disamping itu, tegas Syaiful pihaknya juga akan meminta para guru khususnya guru agama untuk lebih banyak melakukan pembinaan moral serta menempa mental siswa. Terhadap para mitra kerja dunia usaha yang selama ini sudah bekerjasama dengan SMKN 1 kalianget, pihaknya akan terus menjalin hubungan dengan baik. Sehingga, para siswanya tetap diterima untuk melaksanakan praktek kerja di tempat usahanya. “Kami juga akan semakin memperbanyak kerjasama dengan dunia usaha lainnya. Sedangkan saat ini sudah ada 90 dunia usaha yang menjadi mitra kami, yakni berada di Madura, Surabaya, Gresik, Malang dan Pasuruan,”tambahnya. ( Ren, Esha )